Peringatan Keras Gubernur Sultra: Bersihkan Korupsi di Dinas Pendidikan, Kesehatan, Keuangan, dan Pertanian!

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melakukan rotasi dan pergantian sejumlah kepala dinas. Pelantikan yang dilakukan di kantor Gubernur, menandai fokus khusus pada empat dinas penting, Pendidikan dan Kebudayaan, Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), dan Pertanian.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan tidak akan mentolerir pungutan liar (pungli) di instansi pemerintahan.

Ia secara khusus memperingatkan kepala dinas yang baru dilantik, termasuk yang dijabat Prof. Aris Badara,

“Saya tidak mau mendengar lagi ada kepala sekolah yang meminta pungutan liar. Perbaiki pendidikan! Saya akan mengunjungi sekolah-sekolah unggulan. Kerja nyata, bukan sekadar janji,” tegas ASR pada Senin (26/5/2025).

Perhatian khusus juga diberikan pada Dinas Kesehatan yang diberi manah kepada, Dr. dr. Asridah, ASR menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat,

“Di Dinas Kesehatan, saya tidak ingin mendengar lagi ada masyarakat yang kesulitan berobat karena biaya. Jika mereka tidak mampu, saya yang akan membiayainya,” tegas ASR.

Gubernur juga memberikan peringatan keras kepada BKD agar terbebas dari praktik koruptif yang di jabat oleh Prof. Andi Khaeruni.

“Jika saya mendengar lagi ada pungli di BKD, saya akan langsung memecat yang bersangkutan,” tegas ASR.

Terakhir, ASR menekankan kepada Dinas Pertanian untuk fokus pada pekerjaan dan menghindari praktik pungli terkait alat dan mesin pertanian (Alsintan):

“Saya tidak mau mendengar lagi ada pungli terkait Alsintan,” tegas ASR.

ASR menambahkan bahwa keempat dinas ini menjadi prioritas, namun pengawasan ketat juga akan diterapkan pada dinas lainnya. Ia membuka ruang konsultasi bagi para kepala dinas.

“Jangan takut berkonsultasi dengan saya. Yang perlu ditakuti hanyalah Allah SWT dan hukum. Amanah yang diberikan harus dijalankan dengan fokus pada pelayanan masyarakat,” tutup ASR. (**)

Daftar Kepala OPD dan Biro Setda Sultra yang berganti yaitu:

1 Kepala BKD Prof. Andi Khaeruni
2 Plt Kepala Distanak Muh Taufik
3 Plt Kepala Dikbud Sultra Aris, S.Pd.
4 Plt Kepala Dinkes Sultra Dr. Asrida
5 Dirut RSUD Bahteramas Dr. Muh Saiful
6 Kepala Distanak Dedi Irwanto, S.Hut.
7 Plt Reskina Perikanan Sri Reskina
8 Plt Kepala Dinas Sosial Wawan Erianto
9 Plt Kepala Biro Adpim Setda Sultra dijabat oleh Andi Stahrir
10 Plt Karo Biro Pengadaan Barang dan Jasa dijabat oleh Umikun Latifa
11 Plt Kepala Kesbangpol Sultra dijabat oleh Adrian
12 Plt Kepala BPKAD dijabat oleh Hasrullah
13 Plt Kepala Biro Umum dijabat oleh Andi Asnawati. Adm.

Penyerahan jabatan nota tugas sebagai Pelaksana Tugas yaitu:

1 Sekretaris DPRD Sultra Laode Butolo sebelumnya Staf Ahli Pemprov Sultra
2 Sukanto Toding menjadi Staf Ahli, sebelumnya Asisten III Setda Sultra
3 La Haruna dari posisi Kepala Dinas Perkebunan Sultra menjadi Asisten III Setda Sultra
4 LM Rusdin Jaya dari Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra menjadi Kepala Dinas Perkebunan Sultra
5 Kepala BKD Sultra Zanuriah digeser menjadi Kadis Pemberdayaan Perempuan
6 Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra Mulyadi di-Non Job
7 Kepala Biro Kesra Sultra Iwan Susanto menjadi Kepala Biro Pemerintahan
8 Yusmin dari posisi Kepala Dikbud Sultra menjadi Kepala Biro Organisasi Setda Sultra
9 Saido Bonsai dari posisi Kepala Biro Organisasi menjadi Kepala Biro Kesra Sultra
10 Kepala Perpustakaan Sultra Nursaleh menjadi Asisten Setda Sultra
11 Laode Syarifuddin menjadi Kepala BPBD Sultra menggantikan posisi Muh Yusuf
12 Plt Kepala Biro Umum Rizcal menyatakan mengundurkan diri
13 Kepala Dinas Kesehatan Sultra Hj Usnia dipindahkan menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Sultra.( **)

Comment