KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Hotel Kubah Sembilan Kendari, Senin (21/3/2022).
Dalam kegiatan tersebut nampak dihadiri Adi Jaya Putra (AJP) yang menjadi calon tunggal Ketua KONI Konsel.
Ketua Panitia Musorkab, Yusran menuturkan kegiatan dilaksanakan sebagai salah satu ruang untuk menentukan ketua yang akan menahkodai induk organisasi tersebut.
“Panitia telah membuka pendaftaran calon ketua KONI. Dari pendaftaran itu hanya AJP (Adi Jaya Putra) yang mengembalikan formulir pendaftaran,” ujarnya.
Dia berharap ditangan AJP, KONI Konsel meraih prestasi olahraga yang lebih maju dan awal untuk meraih kejayaan prestasi olahraga pada pekan olahraga antar provinsi (Porprov).
Senada dengan itu, Ketua Karateker KONI Konawe Selatan, Salmiah Aryana mengaku Musorkab KONI Konsel terlaksana tidak terlepas dari kerjasama semua pihak.
“Ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan prestasi olahraga di Konawe Selatan. Saya berharap calon tunggal Ketua KONI (AJP) dapat memaksimalkan perannya ke depan,” katanya.
Pelaksana Ketua KONI Provinsi, Ld. Suryono menuturkan peran untuk memajukan olahraga yakni peningkatan prestasi dan sportifitas.
“Dalam memajukan olahraga tak terlepas dukungan pemerintah. KONI Provinsi Sulawesi Tenggara mengapresiasi semua daerah dalam peningkatan prestasi olahraga,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga saat membuka Musorkab KONI mengatakan olahraga merupakan kebanggaan bangsa dan negara.
Lanjutnya, di wilayah yang dipimpinnya memiliki jumlah penduduk yang besar, olahraga harus bisa berkembang .
“Sarana dan prasarana olahraga di Konawe Selatan memang tidak terlalu lengkap tetapi kami punya. Baik stadion dan SOR. Kita juga pernah melaksanakan Porprov. Sehingga kalau Konawe Selatan ditunjuk Porprov kami siap. Tinggal kita benahi. Jadi provinsi tidak perlu lagi repot-repot,” ujar Surunuddin.
Surunuddin berharap kepengurusan kedepan Ketua KONI Konsel memiliki manajerial yang baik dalam pengembangan olahraga.
Sebab, kata dia, pengembangan olahraga harus dikembangkan dengan beberapa mekanisme yakni manajerial dan mampu membangun komunikasi dengan semua pihak.
Begitupula kata Surunuddin, pimpinan cabang olahraga (cabor) harus memahami apa yang akan dikerjakan. Seperti Atlet jangan diseleksi pada saat akan Porprov saja.
“Saya mau mendorong olahraga itu menjadi hiburan bagi masyarakat. Jadi di samping prestasi kita harus hadirkan sebagai obyek hiburan masyarakat. Sehingga menjadi sarana pengikat kekeluargaan di tengah masyarakat,” harap Surunuddin.
Surunuddin menambahkan kepengurusan yang baru KONI Konawe Selatan bisa mensinergikan semua komponen cabang olahraga.
“Kalau tidak bisa mendapat prestasinya paling tidak bisa menghibur masyarakat,” tutur Surunuddin.
Untuk informasi, kegiatan Musorkab KONI ini dihadiri, Sekda Konawe Selatan, Sjarif Sajang, Pengurus KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, pengurus KONI Konsel dan para ketua cabang olahraga.
Kegiatan itu pun dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. (**)
Comment