IMI Muna Sebut Kecelakaan Pembalap Kuntet Khalisa di Luar Kendali

Kuntet Khalisa, pembalap yang meninggal dunia saat road race di Kabupaten Muna.

MUNA, EDISIINDONESIA.com – Kompetisi balapan motor (road race) LMA Cup I tahun 2022, yang digelar di sirkuit Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu Raha, pada tanggal 5-6 Maret, ditutup dengan duka.

Pasalnya, salah seorang pembalap ternama Sultra, Kuntet Khalisa meregang nyawa usai menabrak pohon di sekitar sirkuit, pada hari terakhir lomba. Pembalap muda yang ikut membela tim ASR Racing Team tersebut menghembuskan nafas terakhir di RSUD Muna.

Menanggapi musibah kecelakaan balap tersebut, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra Pengkab Muna, La Ode Miraj Purnomo menyebut hal itu terjadi di luar kendali.

“Jadi untuk kecelakaan pembalap, itu force majure, yang memang terjadi diluar kendali yang kami tidak inginkan,” katanya, Senin (7/3/2022).

Akibat kecelakaan maut itu, muncul pro dan kontra terkait izin yang diberikan kepada pihak penyelenggara, dengan tidak memerhatikan standar balap pada sirkuit SOR La Ode Pandu

Menyikapi itu, Ketua IMI Muna menerangkan terkait izin, pihak IMI dan Panpel tidak mungkin melaksanakan event jika tidak punya izin.

“Poin-poin terkait standar keamanan kami telah penuhi. Apalagi terkait izin, alhamdulillah telah terpenuhi. Dan jika tidak terpenuhi, IMI Propinsi sebagai petugas pelaksana pimpinan lomba, tidak mungkin mengeluarkan rekomendasi,” jelasnya.

“Petugas lomba dari IMI Sultra, memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengecek kelayakan kondisi sirkuit. Apalagi beberapa pembalap senior maupun pemula menyukai lintasan sirkuit Muna ini,” Dia menambahkan.

Kalau mengenai standar sirkuit, lanjut Ikon sapaan akrab La Ode Miraj, banyak pro dan kontra terkait layak dengan tidaknya sirkuit non permanen

“Ada pihak yang paling berkompeten untuk menentukan layak atau tidak. Kami hanya memenuhi syarat yang dikeluarkan oleh IMI Sultra terkait titik titik rawan, yang harus diberikan perhatian dan pengamananan yang ekstra. Dan sudah disurvey oleh tim roda 2 IMI Propinsi sebelum road race ini terselenggara.” urainya.

Disamping itu, terkait tragedi kecelakaan yang menewaskan Kuntet, ia mengaku tidak tahu persis, karena saat kejadian dirinya ada dititik lain.

“Hanya untuk kecelakaan yang mengakibatkan pembalap meninggal dunia, kami IMI Muna turut berbelasungkawa, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT,” tandasnya. (**)

Comment