Pesan Pj Gubernur Sultra pada 3 Pj Bupati yang Baru Dilantik 

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto telah resmi melantik Pj Bupati Buton, Buton Selatan (Busel) dan Buton Tengah (Buteng), Selasa (28/5/2024).

Ketiga Pj Bupati yang Baru dilantik tersebut adalah Pj Bupati Busel dijabat oleh Kepala Dinas PTSP Sultra, Andi Parinringi, Pj Buteng dijabat Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng, Kontantinus Bukide dan Pj Bupati Buton dijabat Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Haruna.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Andap meminta Pj Bupati yang baru dilantik untuk mempedomani dan menindaklanjuti kebijakan nasional yang ada 8 indikator, dimana salah satunya yaitu terkait kontribusi penurunan inflasi dan IPH.

Mempedomani SK Mendagri dan juga Permendagri nomor 4 tahun 2023 tentang adanya kewajiban dan larangan selaku Pj, diantaranya yaitu mutasi ASN, membatalkan perizinan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya atau keluarkan perizinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya.

Kemudian, membuat kebijakan pemekaran daerah, serta membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya. 

“Dengan catatan dapat dilakukan apabila telah mendapat persetujuan dari Kemendagri, di mana dalam mekanisme pelaksanaannya dia juga terlebih dahulu ke PJ Gubernur Sultra,” ujarnya.

Andap juga menyampaikan terkait PKPU nomor 2 tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal Pilkada tahun 2024.

“Sukseskan pelaksanaan Pilkada serentak nasional tahun 2024 di tempat kita, jaga soliditas dan tidak terpecah karena jaga netralitas selaku ASN ,” pesannya.

“Saya tidak mau dengar saudara terlibat dalam politik praktis dan mendukung salah satu pasangan. Jabatan sebagai Pj Bupati adalah tugas tambahan sebagai ASN, jangan lupakan tanggung jawab utama dan jabatan anda sebelumnya,” tambahnya.

Lanjut dia menitipkan harapan kepada Pj Bupati yang baru dilantik agar postur anggaran diarahkan pada 5 hak konstitusional rakyat.

Pertama yaitu terkait, sandang pangan dan papan, kedua pendidikan dan Kebudayaan, ketiga kesehatan, pekerjaan yang layak dan jaminan sosial, keempat Kehidupan sosial, perlindungan hukum dan HAM, kelima infrastruktur dan lingkungan hidup yang baik.

Selain menitipkan harapan pada Pj Bupati, dia juga kepada Ibu Bupati sebagai Pj TP PKK agar membina jajarannya sehingga dapat mendukung kesuksesan dan tugas-tugas suaminya.

“Sebagai organisasi ekstra struktural jangan malah merepotkan bentuk yang bisa dibantu seperti penurunan prevalensi stunting melalui sosialisasi remaja pranikah pemeriksaan bumil dan sebagainya,” pesannya.

Selain itu juga ia berpesan untuk menghilangkan gizi buruk, penurunan inflasi dengan mengajak menanam tanaman produktif dan hortikultural di kantor dan lingkungan sosial masing-masing .

“Bantu dengan cepat, bangun posku dapur umum apabila terjadi bencana, koordinasi dengan BPBD, Diinsos dan sebagainya,” tutupnya. (**)

Comment