EDISIINDONESIA.id – Seluruh 12 korban kecelakaan maut KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, Senin (15/4). Terdiri dari 7 jenazah laki-laki dan 5 perempuan.
“Hari ini, Senin, 15 April 2024, DVI Polri telah memeriksa 12 jenazah korban kecelakaan yang terjadi dari 7 jenazah laki-laki dan 5 jenazah perempuan,” kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Irjen Asep Hendradiana, dalam konferensi pers di depan rumah duka RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/4).
Berikut daftar 12 korban kecelakaan maut KM 58 Japek yang telah teridentifikasi:
- Jenazah teridentifikasi atas nama Najwa Ghefira, perempuan 21 tahun, berdasarkan pemeriksaan gigi dan telah diserahkan oleh Kabiddokkes Polda Jawa Barat kepada keluarga pada Rabu 10 April 2024, di RSUD Karawang.
- Jenazah atas nama Eva Daniawati, perempuan usia 30 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Sendi Handian, laki-laki usia 18 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Aisya Hasna Humaira, perempuan usia 18 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Azfar Waldan Rabbani, laki-laki usia 14 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Ukar Karmana, laki-laki usia 55 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Zihan Windiansyah, laki-laki usia 25 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Jasmine Mufidah Zulfa, perempuan usia 10 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Nina Kania, perempuan usia 31 tahun. Teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan gigi dan properti.
- Jenazah atas nama Ahim Romansah, laki-laki usia 38 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Rizki Prastya, laki-laki usia 22 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
- Jenazah atas nama Muhammad Nurzaki, laki-laki usia 21 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
Sebelumnya, peristiwa nahas terjadi di KM 58 Tol Cikampek arah Jakarta pada Senin lalu (8/4). Kecelakaan maut itu melibatkan tiga kendaraan. Yaitu Daihatsu Gran Max, Daihatsu Terios, dan satu bus PO Primajasa. (edisi/rmol)
Comment