Kecelakaan Maut di Motewe Muna, Satu Meninggal dan Satu Patah Kaki

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas), di Motewe, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terjadi pada Selasa (14/11/2023) sekitar pukul 15.00 Wita, merenggut nyawa Wa Rini.

Peristiwa nahas itu bermula saat mobil truck Mitsubishi Colt, bernomor polisi DT 8734 BD berwarna kuning, yang dikemudikan oleh Rasuli Pariama, bergerak dari arah utara (dari arah Tampo, Kecamatan Napabalano) menuju ke selatan.

Namun, saat berada di perempatan Motewe antara jalan menuju perumahan BTN, tiba-tiba sebuah motor matic Yamaha Fino bernomor Polisi DT 4899 QF, yang dikemudikan La Haya berboncengan dengan Azka dan Wa Rini, belok kanan menuju yang berlawanan arah dengan truck tersebut, sehingga tabrakan maut tidak terhindarkan.

“Atas musibah kecelakaan itu satu orang wanita bernama Wa Rini meninggal dunia di TKP. Sedangkan, La Haya yang mengendarai motor tersebut mengalami luka-luka dan patah kaki, sementara satu anak kecil bernama Azka juga mengalami luka yang kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit Raha,” terang Kasat Lantas Polres Muna, IPTU Yusran Yoyo, Rabu (15/11/2023).

Kasat Lantas melanjutkan, untuk pengemudi truck sementara diamankan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.

“Pengemudi truck sudah diamankan. penyidik lagi bekerja, sementara proses pemeriksaan sejumlah saksi,” timpalnya.

Atas kejadian tersebut, Ia berharap masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan di jalan raya, jangan lalai dan lengah, terlebih mematuhi aturan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Setiap minggu di jumat curhat, sering saya sampaikan pesan-pesan keselamatan berlalulintas. Patuhi aturan. Pakai helm, jangan anggap sepeleh persoalan helm ini,” tegasnya.

Perwira dengan dua balok dipundaknya ini menuturkan, rata-rata korban kecelakaan yang meninggal dunia, diakibatkan oleh luka serius dibagian belakang kepala.

“Jangan anggap enteng saat berkendara apalagi roda dua yang tidak mengenakan helm standar. Bisa fatal, bahkan nyawa taruhannya, kalau hal tersebut sering diabaikan. Demi keamanan dan keselamatan bersama, ayo tingkatkan kesadaran diri, patuhi aturan, jangan bandel,” tukasnya. (**)

Comment