EDISIINDONESIA.id – Oklin Fia mengaku menyesal telah membuat konten makan es krim di depan kemaluan pria. Diapun meminta maaf ke publik.
Oklin Fia meminta maaf usai menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Pusat, Kamis, 25 Agustus 2023.
Oklin Fia meminta maaf baru sekarang setelah mengalami trauma atas hujatan netizen.
“Karena takut dan trauma dan tidak harus bagaimmana menghadapi hujatan dan cacian yang saya terima,” ujarnya kepada awak media.
Dia mengatakan terlahir sebagai penganut Islam, tak ada niat menghina agamanya.
“Sebagai seorang muslimah dari hati saya terdalam tidak ada satupun niatan merendahkan atau melecehkan agama Islam, umat Muslim, ikhwan dan akhwat, serta seluruh perempuan di Indonesia,” akunya.
Pun, dia mengaku didik cukup baik soal agama oleh kedua orang tuanya.
“Sejak kecil, ibu saya sudah mengajarkan tentang agama Islam, jadi muslimah yang baik dan soleha,” sebutnya.
“Saya telah dibiasakan menutup aurat dan mengenakan hijab sejak saya masih remaja, bahkan jauh sebelum membuat konten pada sosial media,” sambungnya.
Dia berdalih belum dewasa hingga masih berbuat salah, salah satunya konten es kri tersebut.
“Saya mengaku di umur yang masih belia ini masih sering berbuat khilaf, saya berjanji tidak akan mengulanginya,” ungkapnya.
Kasus yang menimpanya ini, dikatakan Oklin Fia adalah tegur dari Allah SWT.
“Ini salah satu bentuk peringtaan dari Allah SWT agar saya kembali ke jalan yang benar, menjadi pribadi yang lebih baik dan dijauhi dari sifat zalim ke depannya,” tegasnya.
Kemudian, dia menyinggung soal beredarnya konten-konten dari akun yang menggunakan namanya setelah video makan es krim viral. Dia menegaskan itu bukan dirinya, karena dia sudah menonaktifkan akunnya setelah konten itu bermasalah.
“Perlu saya sampaikan bahwa sejak 7 Agustus 2023 saya telah menonaktifkan seluruh akun sosial media saya, baik itu Instagram maupun TikTok,” tandasnya.
Oklin Fia meminta maaf dan berharap kasus ini hanya fokus ke dirinya, tidak ke orang tuanya apalagi tempatnya mengenyam pendidikan.
“Saya memohon maaf kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan masalah ini kepada orang tua saya, maupun lembaga-lembaga pendidikan tempat saya menimba ilmu,” bebernya.
Setelah ini, dia berjanji akan terus korporatif menghadapi pemeriksaan polisi. Seperti kemarin dia memenuhi panggilan polisi.
“Selanjutnya untuk masalah hukum saya serahkan kepada arapat hukum. Semoga pintu maaf terbuka untuk saya,” pungkas Oklin Fia. (Edisi/pojoksatu)
Comment