Viral di Medsos Tiktok, Ini Kekurangan Diet Sehat Tiffany’s Plate

EDISIINDONESIA.id Baru-baru ini, dunia heboh dengan hadirnya metode diet revolusioner yang diperkenalkan oleh seorang kreator TikTok bernama Tiffany.

Terobosan ini disebut sebagai “Tiffany’s Plate” yang terinspirasi dari sepiring kelezatan mustard dan keju yang tak tertandingi.

Diet ini lahir dari pikiran jenius Tiffany Magee, yang dengan bangga memanggil dirinya “Ratu Mustard” di jagat TikTok.

Perjalanan menakjubkan penurunan berat badannya dimulai oleh Tiffany pada tahun 2016, dan sejak saat itu, ia berhasil menghilangkan sekitar 80 pon dan mengumpulkan lebih dari 1 juta pengikut setia di TikTok serta Instagram.

Berbeda dengan tren kesehatan lainnya yang rumit, makanan ini justru dikenal begitu sederhana namun efektif.

Konsepnya simpel, tata letakkan setiap komponen di atas piring, seringkali dengan tambahan sosis ayam sebagai sumber protein.

Lalu nikmati sensasi merendam potongan sayuran segar seperti brokoli, wortel, dan kubis ke dalam campuran mustard dan keju cottage yang menggugah selera.

Meskipun tampak kurang mengundang selera bagi beberapa individu, puluhan ribu wanita di platform TikTok bersaksi bahwa makanan ini memiliki efek positif terhadap kesejahteraan tubuh.

Kedua bahan ini tak hanya menawarkan manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama keju cottage yang menjadi favorit para ahli diet berkat profil nutrisinya.

Keju cottage mengandung 25 gram protein per cangkir, serta penuh dengan kalsium dan vitamin B12 yang penting.

Bagi banyak orang mencari sumber protein yang memadai, keju cottage menjadi solusi ekonomis, Keju cottage juga mengandung nutrisi lain seperti fosfor, selenium, dan vitamin A.

Individu dengan diabetes atau resistensi insulin bisa meraih manfaat besar dari mengonsumsi keju cottage.

Karena kaya akan protein tinggi dan rendah gula alami, keju cottage sangat efektif dalam menjaga kadar gula darah.

Ketika menggabungkan keju cottage yang kaya protein dengan karbohidrat dari buah-buahan, Sobat diet akan merasakan energi berkelanjutan.

Serta membuat Sobat diet kenyang lebih lama dan mencegah penurunan gula darah yang tiba-tiba pada tubuh.

Sementara itu, manfaat mustard pun tak bisa diabaikan. Selain rendah kalori, mustard mendukung perjalanan penurunan berat badan.

Mustard juga mengandung antioksidan seperti isothiocyanate dan sinigrin, yang memiliki sifat anti-kanker dan anti peradangan, serta memberikan perlindungan dari berbagai penyakit.

Namun, perlu diingat diet Tiffany’s plate Juga memiliki kekurangannya sendiri

Seperti yang diungkap oleh Health, karena keju cottage, mustard, daging, dan sayuran cenderung rendah kalori dan memicu rasa kenyang.

Ada risiko berlebihan dalam mengonsumsinya berulang kali yang akhirnya berdampak pada penurunan berat badan.

Namun, jangan lupa bahwa keberhasilan dalam penurunan berat badan tak selalu berarti makanan yang Sobat diet konsumsi seimbang dan bernutrisi.

Pola makan sehat memerlukan variasi makanan yang lengkap agar tubuh mendapatkan nutrisi yang lengkap pula.

Mengandalkan keju cottage sebagai satu-satunya sumber protein mungkin menyebabkan sobat melewatkan makanan lain yang juga penting, seperti ikan, kacang-kacangan, atau daging tanpa lemak.

Tak hanya itu, beberapa merek mustard dan keju cottage mengandung tingkat natrium yang tinggi, yang bisa menjadi masalah jika dikonsumsi secara berlebihan dan berisiko pada tekanan darah.

Jika Sobat diet memutuskan untuk sering mengikuti diet ini, bijaksanalah untuk memperhatikan kadar natrium dalam setiap hidangan.

Nah, itulah sekelumit informasi mengenai tren diet Tiffany’s Plate yang tengah viral di TikTok. Semoga pengetahuan ini bermanfaat buat Sobat diet dirumah. (edisi/pojoksatu)

Comment