KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya yang ada di Kota Kendari agar tanggap bencana alam banjir dan tanah longsor yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
“Saya mengimbau masyarakat Kota Kendari agar lebih wasapada, berhati-hati dan mencermati situasi dilingkungan masing-masing. Karena sekarang curah hujan sangat tinggi, apalagi 2-3 hari belakangan ini,” katanya, Kamis (13/7/2023).
Bahkan kata dia, akibat intensitas hujan yang terbilang tinggi tersebut sudah ada insiden tanah longsor di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari beberapa waktu lalu.
“Sebenarnya bukan bencana tapi tanah longsor akibat dari pembangunan di Kelurahan Alolama,” ungkapnya.
Sehingga, ia mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan jika memang ada gejala atau potensi bencana agar segera melapor kepada petugas aparat yang ada
“Kami senantiasa berkoordinasi, bersinergi dengan seluruh stakeholder terutama unsur Forkopimda dan kepada aparat di wilayah yaitu camat dan lurah untuk senantiasa siaga atas segala kemungkinan yang ada terkait bencana untuk segera kita lakukan penanganan darurat,” bebernya.
“Termasuk pimpinan OPD teknis yang memang sudah kita tugaskan dan satgas yang sudah dibentuk,” tambahnya.
Lanjut Asmawa menyampaikan bahwa, pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan bencana.
“Ada daerah-daerah mana yang rawan bencana, apakah itu longsor, banjir dan lain sebagainya, ada di BPBD” tutupnya. (**)
Comment