MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Tidak berjalanya Proses belajar mengajar pendidikan di Sekolah Dasar 9 Maginti, Desa Pasipadanga sampai ke telinga Pj Bupati Muna Barat. Dr Bahri.
Inspeksi mendadak pun dilakukan Dr Bahri dan menemukan sejumlah masalah yang cukup serius.
Memang benar, sekolah tersebut terletak cukup jauh dan berada pada pulau terluar Mubar.
Hal ini menimbulkan keprihatinan tersendiri, saat dikunjungi oleh Dr Bahri, tidak berjalanya proses belajar mengajar salah satunya karena guru jarang masuk mengajar.
“Jadi hari ini saya cek langsung yang bertujuan memastikan proses belajar mengajar di sekolah 9 Maginti ini berjalan,”
“Ternyata saya lakukan sidak, ternyata guru yang ada di sana 7 orang ada, untuk orang tidak hadir dengan alasan satu sakit dan satu untuk persiapan ikut pertemuan guru-guru agama mengikuti program bpg untuk sertifikasi,” aku Dr Bahri Selasa (28/3/2023).
Melihat kondisi ini Dr Bahri lantas memberikan motivasi pada para guru di SD 9 Maginti.
“Saya mengumpulkan seluruh guru memastikan bahwa tugas anda itu mulia, tugas anda itu adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. itu tujuan Nasional, tujuan yang tercantum dalam undang-undang dasar 1945.
Olehnya itu, Saya menaruh harapan pada guru di desa terpencil, kita harapkan pendidikan bisa sama dari desa lain di kecamatan lain dan di kabupaten lain.
“Besar harapan saya pada para guru untuk mastikan memaksimalkan roses belajar mengajar tetap berjalan”.
Lebih jauh kata Dr Bahri, terkait masalah ini dirinya juga sudah berdiskusi dengan para guru. Apa kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas sebagai pendidik di SD 9 Maginti.
“Ternyata lagi-lagi soal kesejahteraan, ada kesenjangan antara guru di pulau dan didarat, terutama pulau terluar,” ujarnya.
Untuk itu Dr Bahri berjanji akan mempertimbangkan keluhan para guru tersebut.
“Untuk itu saya akan membuat kebijakan, nanti saya coba hitung anggaran agar mereka diperhitungkan, misalnya tambahan penghasilan akan diberikan lebih dibandingkan dengan yang di darat sebagai motivasi agar para guru mau mengajar di daerah terpencil,” pungkasnya. (Safar/dir)
Comment