EDISIINDONESIA.id – Tau gak kalau di Barcelona wanita, alias Barcelona Femini ada sosok Alexia Putellas. Pesepak bola wanita yang disebut-sebut sebagai penjelmaan Messi di tim Barcelona Femini.
Gaya bermain, hingga prestasinya memang begitu mentereng, sayang Barcelona Femini sendiri nampaknya tidak cukup sepakat jika dirinya dijadikan Messi versi perempuan.
Perempuan asal Spanyol itu untuk kali kedua secara beruntun sukses menjadi pemenang Ballon D’Or 2021 dan 2022.
Tahun 2022 Alexia bersaing dengan Pemain Arsenal asal Inggris Beth Mead dan seorang Australia Sam kerr dari Chelsea. Dia pada malam penganugerahan bergengsi itu nyatanya membuat kagum banyak orang di panggung itu.
Pesepak bola wanita berusia 28 tahun tersebut juga dinilai sangat bersinar di Liga Champions dengan torehan 11 gol. Pencapaian impresif yang lebih banyak dari pemain lain di kompetisi itu.
Tidak hanya itu Putellas pun dinobatkan sebagai Pesepak Bola Terbaik Wanita UEFA mengungguli Mead dan Lena Oberdorf.
“Saya ingin berterima kasih kepada staf, pelatih, dan semua orang yang terlibat di Barcelona,” tutur Putellas.
“Saya sangat senang dapat kembali ke sini dan pada tahun lalu saya bisa memenangkan penghargaan ini.” Ujarnya malam itu.
Mendengar itu, Messi pun bukan kepalang bangganya pada Putellas. Keduanya memang cukup dekat ketika mereka masih berseragam yang sama di Barcelona.
Mereka pernah menjalin hubungan baik, Messi acap kali memberi masukan dan motivasi untuk Putellas.
Karenanya, gaya bermain termasuk gocekan, umpan dan juga penyelesaian akhir gelandang Barcelona Femini itu cenderung sama dengan Messi.
Pada 2021 lalu Alexia Putellas mengumbar kedekatannya dengan Messi. Kala itu Messi memang sudah mengabarkan akan meninggalkan Camp Nou.
Merasa kehilangan, Putellas dengan cukup emosional memosting foto La Pulga di Akun Instagram pribadinya.
Dalam postingan instagram itu. Alexia Putellas tanpa ragu memposting foto sang Idola saat mencium bangga logo Barcelona di jerseynya. Dia yang juga terlihat sangat emosional memberikan caption foto yang menunjukkan kedekatannya dengan Messi.
Terimakasih telah membuatku menikmati (sepakbola). Terimakasih atas sepakbola mu, ” tulisnya memberi caption pada foto Messi yang di-uploadnya itu.
tanpa ragu memposting foto sang Idola saat mencium bangga logo Barcelona di jerseynya. Dia yang juga terlihat sangat emosional memberikan caption foto yang menunjukkan kedekatannya dengan Messi.
Terimakasih telah membuatku menikmati (sepakbola). Terimakasih atas sepakbola mu, ” tulisnya memberi caption pada foto Messi yang di-uploadnya itu.
Kedekatan Alexia Putellas dan Messi nyatanya memang tidak percuma. gaya bermain Messi menurun pada Alexia Putellas. Menampilkan skill Alexia Putellas.
Gocekannya menipu lawan sangat apik, meliuk-liuk bak Messi. Kontrol bola yang sempurna dan sepakan yang bagus sukses membawa timnya Barcelona Femini ditakuti lawan-lawan baik dikancah domestik ataupun internasional.
Pemain yang juga menggunakan kaki kiri itu nyatanya bisa menunjukkan dirinya pada Messi. Tahun ini Dia menjadi pemain paling produktif dan ditakuti lawan-lawan Barcelona Femina.
Tercatat Alexia Putellas tahun 2021/2022 sukses mengantar Barcelona Femini merebut trebel domestik dan menjadi gelandang paling produktif dengan torehan 18 gol dan 15 assist di Liga Spanyol.
Alih-alih begitu, ditengah prestasinya. Barcelona Femini nampaknya tidak sependapat jika Alexia Putellas dinobatkan sebagai jelmaan Messi dalam bentuk atau gender perempuan.
Hal itu kontras terlihat dari sikap Barcelona yang enggan memberikan nomor punggung 10 pada Alexia.
Nomor sakral yang diyakini merupakan nomor para mega bintang Blaugrana tersebut nyatanya tidak dipercayakan untuknya.
Putellas justru menggunakan nomor 11, padahal jika nomor 10 dikenakannya, julukan sebagai Messi versi perempuan tentu makin sempurna.
Lantas mengapa Putellas tak mendapatkan nomor prestisius itu padahal dirinya layak, bahkan sudah mendapatkan kepercayaan sebagai kapten tim.
Dilansir dari berbagai sumber berita, Alexia Putellas memang bukan merupakan jebolan murni Akademi muda Blaugrana.
Karir juniornya di Barcelona Femini begitu singkat, hanya satu tahun, yakni sejak 2005 sampai dengan 2006. Dia justru lebih lama di Espanyol,
Dari catatan berbagai media, Alexia Putellas berjuang di Akademi Espanyol dalam kurun waktu 2006 sampai 2010.
4 tahun bermain pada level junior. Putellas akhirnya pada 2011 berhasil mendapat kesempatan bermain dalam tim utama Espanyol.
Hanya saja, satu musim dalam tim senior Espanyol, Putellas memilih pindah ke Levante.
Disana mantan prajurit Espanyol itu mencatatkan permainan yang baik. Dan kemudian Barcelona Femini tahun 2012 kepincut dan mulai mengontraknya.
Di Barcelona Femini. Alexia Putellas akhirnya bertemu Messi dan acap kali mendapatkan mentoring dari La Pulga. Saking nyamannya, Putellas bahkan mengikuti motivasi Messi yang konsisten di Barcelona.
Tercatat Putellas sejak bergabung pada 2012 lalu di Barcelona, dirinya konsisten dan memilih tak pindah ke klub lain, meski banyak tawaran untuknya.
Bener saja, perjuangannya hingga 10 tahun terakhir di Barcelona terbayar lunas. perempuan dengan nama lengkap Alexia Putellas Segura itu menjelma menjadi pemain bintang di Barcelona. Bahkan karena dedikasi dan loyalitasnya ban kapten Barcelona Femini masih melingkari lengannya. (Redaksi)
Comment