MUNA, EDISIINDONESIA.id – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Watopute, Kabupaten Muna mengadakan rapat perdana bersama Kepala Sekretariat (Kasek) serta para staf baik dari unsur ASN maupun non ASN, Jumat (11/11/2022).
Ketua Panwaslucam Watopute, Agustri Setiawan Bone mengatakan rapat perdana bersama jajarannya untuk memberikan penguatan-penguatan, dengan tujuan meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas, juga mempersiapkan diri menghadapi tahapan demi tahapan pada Pemilu 2024.
“Tantangan kita kedepan tidak ringan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan diri,” ujarnya.
Koordinator divisi sumber daya manusia, organisasi, data dan informasi tersebut menyampaikan agar para staf tidak sungkan untuk aktif bertanya ketika mengalami hambatan dan kendala dalam menjalankan tugas.
“Jangan melakukan hal-hal diluar dari pemahaman. Silahkan saling koordinasi, jika masih ada yang belum dimengerti. Sehingga, kita harapkan nanti pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Watopute bisa berjalan dengan baik dan sukses,” katanya.
Sementara, Arvito anggota Panwaslucam Watopute menambahkan, agar para staf intens mengupdate peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pemilihan umum serta peraturan lainnya.
Selain itu, divisi hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat itu menekankan kepada para staf untuk memerhatikan jam kerja.
“Jadi pengawas pemilu itu memang berat, kita harus siap mewakafkan waktu kita disini. Waktu kerja kita disini 1×24 jam. Jadi bagi yang masih ada kerjanya diluar yang tidak bisa ditinggalkan, agar mempertimbangkan kembali, ” timpalnya.
Sementara itu, Nur Arianti Darius yang juga anggota panwaslucam Watopute mengingatkan untuk tetap menjaga antara satu dengan yang lain, solid dan merawat kekompakan.
“Ketika mendengar isu-isu diluar yang sifatnya bisa memecah belah, jangan langsung ditelan. Tetapi kroscek dulu kebenarannya. Sehingga, kita tetap solid dan selalu kompak dalam melakukan apa yang menjadi tupoksi kita,” tandasnya.
Kasek Panwaslucam Watopute, Okto Zulhidayat juga berharap ketika ada hal-hal yang mengganjal dihati agar tidak langsung meluapkan pada tempat yang tidak seharusnya.
“Kritik dan masukan penting sepanjang disampaikan melalui rel-rel yang tepat. Ada masalah atau tidak, alangkah baiknya kita dudukan secara bersama-sama di internal kita, sehingga kekompakan senantiasa terjaga terlebih dalam menjalankan amanah yang telah diberikan.” pungkasnya. (**)
Comment