Sosialisasi 4 Pilar di Buru, Mercy Barends Minta Jaga Keberagaman

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mercy Chriesty Barends meminta masyarakat Kabupaten Buru untuk tetap menjaga keberlangsungan keberagaman dalam kehidupan sehari-hari, di kabupaten tersebut.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) saat menggelar sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, di Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Maluku, Kabupaten Buru, Senin (10/10/2022).

Kegiatan sosialisasi tersebut, untuk di Kabupaten Buru berlangsung, di Aula Penginapan Rara, Kota Namlea, yang digarap oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Buru.

Mercy Chriesty Barends dalam paparannya secara virtual menekankan tentang pentingnya kehidupan keberagaman antar umat beragama di kabupaten bertajuk Rete Mena Bara Sehe itu.

“Faktor pengikat keberagaman adalah bagaimana kita menghargai apa yang telah diwariskan oleh bangsa dan negara kita, para pendiri kita, pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Mercy Barends.

Anggota Komisi VII DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan dalam rangka mendalami nilai-nilai kebangsaan dan persatuan, sehingga diharuskan memperkuat dengan silaturahmi antar sesama.

“Muslim Maluku hadir untuk memperkuat tali silaturahmi dengan saudara-saudari kita yang nasrani, hindu, buddha, mungkin Khonghucu dan kepercayaan-kepercayaan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekertaris Umum HMI Cabang Namlea, Ateng Facey menambahkan pentingnya dalam berbangsa dan bernegara untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman.

“Umat beragama harus saling menghargai satu dengan yang lain terhadap perbedaan agama di Indonesia terkhususnya di Maluku dan Kabupaten Buru,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Buru, Arifin Latbual dan anggota DPRD Buru, Estefanus Waemese, serta dihadiri puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai pemuda, masyarakat hingga aktivitas mahasiswa dari berbagai OKP. (**)

Comment