Mudahkan Masyarakat, HIPTI Sultra dan BPVP Kendari Fasilitasi Pelatihan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berusaha memfasilitasi masyarakat secara umum di Bumi Anoa yang mempunyai keinginan untuk mencari lapangan kerja serta memiliki skill yang terampil.

Proses fasilitasi tersebut dilakukan salah satunya dengan mendaftarkan peserta pelatihan, ke Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari untuk mengikuti program pelatihan, Pipe Welder SMAW 6G Up-Hill tahun 2022.

Namun tidak sampai disitu, setelah peserta pelatihan telah keluar, HIPTI kemudian bertanggung jawab untuk menyiapkan perusahaan yang akan mengakomodir para peserta yang telah melakukan pelatihan.

Ketua HIPTI Provinsi Sultra, Rusmin Abdul Gani mengatakan bahwa hal tersebut merupakan salah satu komitmen HIPTI, agar bagaimana masyarakat khususnya yang masih dalam usia produktif, agar mau terlibat dalam proses investasi yang terjadi saat ini di Provinsi Sultra.

Apa lagi kata dia, disalah satu wilayah di Provinsi Sultra yakni di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) akan didirikan sekitar 5 galangan kapal.

“Artinya, kedepan mereka akan sangat membutuhkan tenaga kerja dengan skill yang memahami terkait masalah pengelasan,” katanya saat memberikan pengarahan pada pembukaan pelatihan berbasis kompetensi institusional boarding tahap IX, di BPVP Kendari, Senin (26/9/2022).

Juga nantinya, jika ada pengusaha dari luar yang masuk di daerah Sultra agar tidak membawa tenaga skill dari luar karena daerah Sultra sendiri sudah memiliki tenaga skill tersebut yang terus disiapkan hingga saat ini.

“Inilah tugas HIPTI, agar bagaimana investor masuk tidak sulit mencari tenaga kerja skill, begitu juga dengan teman-teman yang punya tenaga skill nanti tidak sulit mencari lapangan kerja,” ungkapnya.

Sehingga ia berpesan kepada peserta pelatihan pengelasan agar bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. Karena menurutnya industri baja ke depan khususnya di Provinsi Sultra akan sangat berpeluang dan punya banyak kesempatan.

“Apalagi kemarin sempat ada investor galangan kapal yang punya project tahun ini pembangunan 150 set kapal tongkang dan juga Sultra memiliki banyak industri yang membutuhkan alat transportasi laut sehingga kapal ini sangat dibutuhkan, sehingga tenaga skill pengelasan juga dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Penyelenggaraan BPVP Kendari, Fira Febrianti mengatakan bahwa, tujuan Penyelenggaraan pelatihan untuk memberikan pelatihan kompetensi yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan akan berkompeten di bidang pengelasan khususnya di bidang Pipe Welder SMAW 6G Up-Hill.

Pelatihan itu kata dia, akan berlangsung selama 420 jam, dengan diikuti oleh 16 orang yang merupakan peserta yang difasilitasi oleh HIPTI Provinsi Sultra.

“Pelatihan ini akan berlangsung mulai hari ini, tanggal 26 September 2022 sampai dengan 6 Desember nanti. Berlangsung mulai Senin hingga Jum’at,” tutupnya. (**)

Comment