MUNA, EDISIINDONESIA.id – Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 124 Desa, di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan ramai diselenggarakan tahun 2022.
Pasalnya, Bakal Calon (Balon) yang akan ikut berkompetisi dalam satu Desa kabarnya lebih dari lima orang. Bahkan, ada dibeberapa Desa jumlah Balon Kades mencapai puluhan orang.
Didalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 48 tahun 2022 tentang Pilkades telah diatur menyangkut jumlah minimal dan maksimal calon Kades. Apabila lebih dari lima orang, maka seleksi akan dilakukan oleh Panitia Pilkades Kabupaten atau Desk Pilkades.
Ketua Desk Pilkades, Rustam menegaskan dalam melakukan seleksi para calon Kades akan dilakukan secara fair. Tidak ada pengaturan terselebung untuk meloloskan atau mengganjal setiap peserta.
Hal itu untuk menjawab rumor dan desas desus yang cukup kencang berhembus ke publik, jika didalam melakukan serangkaian seleksi ada “permainan” dari Panitia, tim Desk ataupun Pemda Muna.
“Tidak ada itu namanya pengaturan atau kongkalikong seperti rumor yang berkembang diluar sana. Proses seleksi nantinya akan berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan,” tegas Rustam, Selasa (13/9/2022).
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Muna tersebut, siapa saja dibolehkan mengikuti serta maju sebagai calon Kades asalkan tidak bertentangan dengan regulasi juga sesuai persyaratan.
“Silahkan berkompetisi secara sehat. Kami jamin semua berjalan dengan sehat. Dalam proses seleksi oleh Desk sudah sangat jelas termuat didalam Perbup point-pointnya diseleksi administrasi. Mulai dari pendidikan, umur, pengalaman kerja serta lain sebagainya,” jelas dia.
Sementara untuk seleksi tertulis, dia menambahkan naskah didalam seleksi tertulis panitia bekerja sama dengan akademisi dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
“Mereka yang menyusun naskah, temanya ada semua dalam Perbup menyangkut Pancasila, Undang-undang, Pemerintahan, Pengelolaan Keuangan, soal Desa dan lain-lain. Yang bisa menentukan lolos atau tidak, tergantung peserta sendiri bukan tim Desk,” tutup Rustam. (**)
Comment