Minyak Dunia Turun, Jokowi Diminta Tunda Kenaikan Harga BBM

EDISIINDONESIA.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menunda menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi saat daya beli rakyat turun sejak pandemi Covid-19.

Pasalnya, wacana pemerintah kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Solar tersebut muncul saat ekonomi masyarakat belum pulih, sehingga Bantuan Langsung Tunai (BLT) dinilai tidak berdampak signifikan terhadap daya beli rakyat.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, merespons rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM subsidi.

“Rencana pemerintah Jokowi naikkan harga BBM baiknya ditunda,” ujar Iwan, dikutip dari RMOL, Selasa (30/8/2022).

Iwan menilai tanpa ada kenaikan harga BBM, BLT dari pemerintah pun tidak berdampak karena daya beli masyarakat terus turun sejak pandemi.

Iwan pun turut menyoroti harga minyak dunia yang saat ini turun. Sehingga, ia beranggapan menaikkan harga BBM saat ini bukanlah kebijakan yang tidak tepat.

“Padahal, harga pasar minyak sekarang 83 dolar AS/barrel, turun dari harga acuan APBN 2022 100 dolar AS/barrel. Diam sengsara, melawan ada harapan,” pungkas Iwan. (edisi/rmol)

Comment