WAKATOBI, EDISIINDONESIA.id – Rencana perbaikan akses jalan menuju Pelabuhan Panggulubelo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, harus tertunda. Penyebabnya adalah anggaran yang sudah direncanakan untuk pekerjaan tersebut ditarik kembali oleh pemerintah pusat.
Penundaan ini menjadi perhatian warga, karena jalan menuju pelabuhan merupakan jalur penting untuk mobilitas penduduk serta distribusi barang dan jasa di wilayah kepulauan Wakatobi.
Kondisi jalan yang sudah butuh perbaikan dikhawatirkan makin membahayakan dan mengurangi kenyamanan pengguna, terutama warga yang setiap hari berangkat dan pulang melalui kawasan pelabuhan.
Berita penarikan anggaran ini menimbulkan rasa kecewa, sebab masyarakat sudah menantikan perbaikan infrastruktur tersebut segera terlaksana.
Kepala Petugas Kesyahbandaran UPP Kelas II Wanci, Rahman, mewakili Kepala Kantor UPP Kelas II Wanci Anwar Karim, membenarkan penarikan anggaran tersebut saat dikonfirmasi Rabu (28/10).
“Benar, sebelumnya sudah diusulkan dan masuk perencanaan, namun anggarannya ditarik kembali oleh kementerian,” ujarnya.
Hingga saat ini alasan pasti penarikan anggaran belum diketahui; Rahman menduga salah satu faktor utamanya adalah kebijakan efisiensi anggaran.
Dedi, salah satu warga yang bekerja sebagai pengemudi ojek, berharap pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dapat menemukan jalan keluar agar rencana perbaikan jalan tidak terus‑menerus tertunda. Ia menyampaikan bahwa Pelabuhan Panggulubelo merupakan tulang punggung konektivitas di Wakatobi sehingga kondisi jalannya sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
“Jalannya sudah rusak parah. Sering sekali penumpang mengeluh, apalagi saat musim hujan banyak bagian jalan tergenang air,” kata Dedi.(**)
Comment