Pemkab Wakatobi Imbau Warga Waspada Kabut Asap Imbas Karhutla di Sultra

WAKATOBI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten Wakatobi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman kabut asap. Langkah antisipasi ini menyusul adanya potensi perluasan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Berdasarkan data infografis dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Wakatobi yang merujuk pada laporan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, sebaran asap diperkirakan berpotensi melonjak dalam dua hari ke depan, tepatnya pada tanggal 13–14 Oktober 2026.

Sebaran kabut asap ini diprediksi menyelimuti hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara, meliputi:

Wilayah Daratan: Kota Kendari, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, dan Kolaka Utara.

Wilayah Kepulauan: Wakatobi, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Guna mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan pernapasan, Pemkab Wakatobi merilis sejumlah panduan keselamatan bagi masyarakat, antara lain:

– Gunakan masker saat terpaksa melakukan aktivitas di luar ruangan.
Perbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi untuk menjaga imunitas tubuh.
– Tutup rapat pintu dan jendela rumah apabila kabut asap mulai pekat masuk ke area pemukiman.
– Batasi aktivitas fisik berat di area terbuka.

Pemerintah secara khusus meminta pihak keluarga untuk memberikan perlindungan ekstra kepada kelompok rentan. Kategori ini meliputi anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan atau asma.

Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara dan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG atau instansi pemerintah terkait. Jika menghadapi situasi darurat akibat dampak kabut asap ini, warga dapat segera menghubungi layanan panggilan darurat di nomor 112. (**)

Comment