Diduga Hendak Curi Kabel Tower Indosat, Seorang Pria Diamankan Warga di Konawe

KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Seorang pria berinisial N (34) diamankan warga setelah diduga hendak mengambil kabel jaringan tower Indosat milik PT Protelindo di Kelurahan Sampara, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Sementara seorang rekannya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pencarian.

Kapolsek Sampara, Iptu Herianto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika seorang saksi, Sumardin (50), anggota TNI AL yang tinggal di sekitar lokasi, melihat dua pria mengendarai sepeda motor Honda Beat berputar-putar di sekitar jalan poros yang berada di antara tower Indosat dan kawasan Pasar Modern Kapita Lau Dalami.

“Karena gerak-gerik keduanya mencurigakan, saksi kemudian memperhatikan aktivitas mereka,” ujar Iptu Herianto.

Menurut keterangan saksi, kedua pria tersebut kemudian memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dan berjalan kaki menuju area tower. Tak lama kemudian, salah seorang pelaku terlihat memasuki kawasan tower yang dipagari.

Merasa curiga, saksi mengikuti keduanya hingga mendapati mereka berada di dalam area tower. Saksi kemudian memanggil warga sekitar untuk bersama-sama melakukan pengecekan.

Saat kembali ke lokasi, warga menemukan kedua terduga pelaku diduga sedang membuka paksa boks kabel pemancar tower Indosat. Warga kemudian berupaya mengamankan keduanya.

Dalam proses tersebut, N berhasil diamankan, sedangkan rekannya yang diketahui berinisial D (38), warga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, berhasil melarikan diri dari kejaran warga.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Sampara langsung menuju lokasi dan membawa terduga pelaku ke Markas Polsek Sampara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polsek Sampara memastikan bahwa saat diamankan dan dibawa ke kantor polisi, terduga pelaku tidak mengalami tindakan kekerasan fisik dari masyarakat.

Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang digunakan saat beraksi serta satu buah kunci BTS yang diduga digunakan untuk membuka boks jaringan tower Telkomsel maupun Indosat.

Saat ini, Polsek Sampara masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memburu seorang terduga pelaku lainnya yang melarikan diri serta mendalami dugaan percobaan pencurian terhadap fasilitas telekomunikasi tersebut.(**)

Comment