MUNA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna kembali melaksanakan pasar murah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) menjelang hari raya idul fitri 1447 H/2026 Masehi, berlokasi di langit-langit Kota Raha, Senin (16/3/2026).
Bupati Muna Bachrun menyampaikan pasar murah ini diselenggarakan sebagai upaya pemerintah membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan ditengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, apalagi menghadapi lebaran idul fitri,” ujarnya.
Bupati juga meminta masyarakat agar belanja dipasar murah sesuai kebutuhan, sehingga stok yang tersedia dapat mencukupi dan bisa terbagi antara satu dengan yang lain.
Sementara itu Kepala Disperindag Muna, Hardani Muuri, menyebut barang kebutuhan pokok yang dipasarkan meliputi beras premium 10 kg, telur, bawang merah dan bawang putih, minyak goreng hingga kebutuhan dapur lainnya.
“Kami subsidi harga mulai dari Rp.5000 sampai Rp. 10.000, karena keterbatasan anggaran akibat efisiensi, pasar murah hanya satu hari,” ucapnya.
Menyikapi kenaikan harga bahan pokok seperti telur yang kenaikannya melonjak tajam hingga Rp.80.000/rak, ia menerangkan hal itu akibat tingginya kebutuhan pada dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Selain itu, informasi yang kami dapat karena adanya kapal rusak, ayam afker di Makassar serta keterlambatan pemuatan akibat arus mudik yang sangat padat,” terangnya.
Ia menandaskan, kenaikan bahan pokok dipasar juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih serta cabai namun kenaikan harga pada komoditi tersebut masih terjangkau. (**)
Comment