Safari Ramadhan di Pulau Muna, Gubernur Sultra Fokus Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

MUNA, EDISIINDONESIA.id– Kunjungan Kerja (Kunker) yang mencakup Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Tengah ini, menjadi momentum bagi Gubernur untuk menegaskan komitmennya dalam membangun infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Prioritas Pembangunan: Kebutuhan Nyata, Bukan Monumen

Dalam setiap kesempatan pidatonya di hadapan masyarakat, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pendekatannya yang berfokus pada kebutuhan riil.

“Saya tidak membangun hal-hal yang sifatnya monumentalis, yang hanya menguntungkan beberapa orang. Tapi saya akan membangun hal yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, banyak,” tegasnya berulang kali.

Prioritas utama agendanya meliputi pembangunan infrastruktur esensial seperti jalan, jembatan, fasilitas pelabuhan, sekolah, serta perumahan bagi masyarakat marjinal, khususnya di kawasan pesisir.

Program Rumah Layak Huni: Anggaran Transparan, Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Gubernur menganggarkan pembangunan 400 unit rumah bagi masyarakat miskin di berbagai daerah Sultra tahun ini. Ia berencana untuk terus meningkatkan jumlah rumah yang dibangun setiap tahunnya selama masa pemerintahannya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sultra telah berhasil membangun 200 unit rumah layak huni.

Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah masyarakat yang telah menerima fasilitasi pembangunan rumah layak huni di ketiga kabupaten tersebut. Ia secara tegas mengingatkan bahwa anggaran pembangunan setiap rumah, yang mencapai Rp 50 juta, harus tersalurkan secara utuh untuk pembangunan rumah, tanpa adanya potongan.

Pendidikan: Akses SMA Merata di Setiap Kecamatan

Di bidang pendidikan, Gubernur secara langsung menanggapi permintaan masyarakat Kabupaten Muna untuk pembangunan SMA. Ia menegaskan komitmennya bahwa setiap kecamatan harus memiliki minimal satu SMA. “Jangan lagi ada kecamatan yang tidak punya sekolah SMA,” ujarnya, menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan menengah.

Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Daerah

Menanggapi upaya Gubernur, Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap pembangunan di daerahnya. “Kami mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur terhadap pembangunan di Muna Barat. Dukungan pemerintah provinsi sangat membantu daerah kami dalam mempercepat pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati La Ode Darwin juga menyampaikan beberapa kebutuhan pembangunan mendesak di Muna Barat. Salah satunya adalah kondisi Jembatan Tondasi–Torobulu yang masih berstatus aset provinsi dan memerlukan perhatian segera karena kondisinya yang mulai memprihatinkan.

Selain itu, isu perumahan masyarakat di Muna Barat masih menjadi perhatian serius, mengingat masih adanya rumah yang dihuni oleh dua hingga tiga kepala keluarga. Oleh karena itu, pemerintah daerah sangat berharap program pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Provinsi Sultra dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.(**)

 

Comment