Isu Peningkatan HIV di Morosi Dibantah Dinkes Sultra

KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Beredar informasi mengenai hasil observasi Dinas Kesehatan Konawe dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengenai peningkatan peredaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kecamatan Morosi.

Informasi tersebut menyebutkan bahwa penyakit HIV mengalami peningkatan mencapai 80 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya 45 persen.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sultra Andi Edy Surahmat menampik adanya informasi tersebut. Ia menyebut pihaknya tidak pernah mengeluarkan statement terkait data ini.

“Provinsi maupun Kabupaten Konawe tidak pernah mengeluarkan statement terkait dengan data ini,” katanya saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (21/1/2026).

Lanjut, kata dia, pihaknya juga tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan terkait dengan penyakit HIV di kawasan Morosi.

“Provinsi juga tidak pernah melakukan skrining di wilayah morosi,” ujarnya.

Ia menambahkan Puskesmas sempat melakukan cek kesehatan gratis di kawasan Morosi namun tidak menyasar perusahaan besar dikarenakan perusahaan tersebut memiliki Medical Check Up.

Ia menegaskan Puskesmas hanya turun diperusahaan kecil, namun dari hasil pemeriksaan kesehatan tidak ditemukan adanya penyakit HIV.

“Puskesmas hanya turun di perusahaaan kecil tetapi hasilnya juga rata rata negatif,” tutupnya.

Dengan demikian, Dinas Kesehatan Sultra meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya serta menunggu data resmi dari instansi berwenang.(**)

Comment