BMKG Sultra Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Konkep dan Kendari Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

KENDARI, EDISIINDONESIA.di — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Rabu (21/1/2026).

Sejumlah wilayah di Sultra berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Dalam update peringatan dini cuaca yang dirilis pukul 18.00 WITA, potensi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 18.30 WITA.

Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Konawe, di antaranya Kecamatan Pondidaha, Sampara, Soropia, Besulutu, Bondoala, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Morosi, dan Anggalomoare.

Selain itu, cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Konawe Selatan, meliputi Kecamatan Konda, Ranomeeto, Kolono, Moramo, Laonti, Moramo Utara, Wolasi, Ranomeeto Barat, dan Kolono Timur. Di Kabupaten Konawe Utara, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Lembo, Sawa, dan Motui.

Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi di Kabupaten Konawe Kepulauan, meliputi Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Utara, Wawonii Selatan, dan Wawonii Tengah.

Sementara di Kota Kendari, hampir seluruh kecamatan berpotensi terdampak, antara lain Mandonga, Kendari, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Abeli, Wua-Wua, Kadia, Puuwatu, Kambu, dan Nambo.

Kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke wilayah lain. Di Kabupaten Konawe, potensi meluas mencakup Kecamatan Unaaha, Wawotobi, Abuki, Tongauna, Wonggeduku, Anggaberi, Meluhu, Amonggedo, Asinua, Konawe, Padangguni, Wonggeduku Barat, Anggotoa, dan Tongauna Utara. Di Kabupaten Konawe Selatan, wilayah Landono, Mowila, dan Sabulakoa juga berpotensi terdampak.

Untuk Kabupaten Konawe Utara, hujan lebat berpeluang meluas ke Kecamatan Molawe, Lasolo, dan Wawolesea. Sementara di Kabupaten Konawe Kepulauan, potensi cuaca ekstrem dapat meluas ke Wawonii Timur Laut, Wawonii Timur, dan Wawonii Tenggara.

BMKG Sultra memperkirakan kondisi ini masih dapat berlangsung hingga pukul 20.30 WITA. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat angin kencang serta petir.(**)

Comment