Aroma Menyengat Kandang Ayam Petelur di Desa Madampi Dikeluhkan Warga, Picu Kekhawatiran Gangguan Kesehatan

MUBAR, EDISIINDONESIA. id – Pembangunan kandang ayam petelur milik Kelompok Tani Muda di Desa Madampi, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat (Mubar), kembali menuai sorotan setelah warga sekitar melayangkan berbagai keluhan terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Kandang tersebut diduga tidak menerapkan standar pengelolaan sesuai regulasi yang berlaku.

Hal ini berdampak pada munculnya aroma menyengat yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat.

Warga Desa Madampi berinisial AT, mengatakan bahwa masalah ini mulai mencuat setelah dirinya menerima laporan dari warga.

“Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang muncul dari aktivitas kandang. Situasi ini berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat sekitar,” kata AT, Sabtu (13/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pengelolaan kandang tidak boleh hanya berfokus pada hasil produksi, melainkan mesti memperhatikan dampak sosial dan lingkungan terhadap warga.

Menurutnya, pendirian kandang ayam tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh karena ada dugaan bahwa pengelolaan dan perizinannya tidak mematuhi regulasi yang berlaku.

Warga berharap agar Pemerintah Desa (Pemdes) Madampi segera mengatasi keluhan para warga.

Diketahui, media ini telah berupaya melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Desa (Kades) Madampi, La Umer, untuk meminta informasi lebih lanjut.

Akan tetapi, hingga sampai berita ini diturunkan, La Umer belum memberikan keterangan.(**)

Comment