KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penguatan peran arsitek dalam pembangunan daerah kembali menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Tenggara 2025.
Melalui forum ini, IAI Sultra menegaskan komitmen mendorong penerapan arsitektur berbasis kearifan lokal, sementara Pemerintah Kota Kendari menyatakan kesiapan memperkuat kolaborasi.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menegaskan bahwa arah pembangunan tidak boleh sekadar mengejar kemajuan fisik, tetapi juga harus mencerminkan identitas budaya daerah.
“Kita ingin pembangunan berjalan modern, tetapi tetap berpijak pada nilai kearifan lokal. Karena itu pemerintah membuka ruang kolaborasi seluasnya dengan arsitek lokal,” ujarnya saat membuka Rakerprov.
Ia mencontohkan beberapa proyek pemerintah yang melibatkan karya arsitek daerah, seperti pembangunan Rumah Sakit Kota Kendari dan Kantor DPRD Kota Kendari.
Upaya ini dinilai menjadi langkah nyata mendorong keterlibatan tenaga profesional lokal dalam pembangunan kota.
Dalam forum tersebut, Sudirman juga memantik perhatian peserta karena mengaku memiliki ketertarikan pribadi terhadap bidang arsitektur.
“Saya belajar AutoCAD sejak tahun 2000 dan sekarang bahkan sedang menempuh studi di program arsitektur,” ungkapnya.
Pernyataan itu disambut antusias, bahkan Ketua Panitia Rakerprov mengusulkan agar Sudirman diangkat sebagai anggota kehormatan IAI Sultra.
Ketua Panitia Ar. La Ode Jusri Jayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung tiga hari dan diisi rangkaian agenda kreatif, mulai dari lomba mewarnai tingkat TK, menggambar tingkat SD, hingga sayembara dan lomba sketsa untuk mahasiswa arsitektur se-Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini kami kemas tidak hanya sebagai forum organisasi, tetapi juga ruang kolaborasi dan edukasi untuk melahirkan generasi arsitek berkarakter lokal,” ujarnya.
Ketua IAI Sultra, Ar. Arzal Taher, menyoroti kebutuhan peningkatan jumlah arsitek di daerah. Saat ini, jumlah arsitek yang tercatat di Sultra baru sekitar 281 orang.
“Jumlah ini masih jauh dari cukup untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang terus berkembang,” tegasnya.
“Kami mendorong generasi muda terjun ke bidang arsitektur dan ikut menciptakan desain yang membanggakan daerah ini,” tambahnya.(**)
Comment