Kerja Keras Terbayar, Sultra Masuk 10 Besar STQH Nasional untuk Pertama Kalinya

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sejarah baru di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 setelah berhasil menembus peringkat sembilan besar nasional.

Raihan ini menjadi capaian terbaik Sultra sepanjang keikutsertaannya dalam MTQ dan STQH tingkat nasional.

STQH yang berlangsung selama sepuluh hari di Kota Kendari resmi ditutup pada Sabtu malam (18/10/2025). Penutupan dilakukan oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, H. Abu Rokhmad, mewakili Menteri Agama, di panggung utama Tugu Religi.

Ajang bergengsi yang diikuti 1.027 peserta dari seluruh provinsi ini menempatkan Kalimantan Timur sebagai juara umum, disusul DKI Jakarta dan Sumatera Selatan di posisi tiga besar. Berikut daftar 10 besar nasional:

1. Kalimantan Timur

2. DKI Jakarta

3. Sumatera Selatan

4. Riau

5. Jawa Barat

6. Jawa Timur

7. Kalimantan Selatan & Sumatera Utara

8. Kepulauan Riau

9. Sulawesi Tenggara

10. Nusa Tenggara Barat

Kafilah Sultra mengumpulkan 49 poin, yang diperoleh dari tiga medali juara dan dua juara harapan:

Peraih Juara Nasional:

Muh. Ammar Al Gazali – Tilawah Anak-anak Putera (Juara II)

Muh. Rifaldi Almunawar Syamsu – Tahfiz 10 Juz dan Tilawah Putera (Juara II)

As Syifa Insani Kamila – Tahfiz 20 Juz dan Tilawah Puteri (Juara II)

Juara Harapan:

Muh. Hijir Ismail – Tahfiz 20 Juz dan Tilawah Putera (Harapan III)

Muh. Fawwaz Ridhotullah – Hafalan 500 Hadits Tanpa Sanad Putera (Harapan I)

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sultra, H. Muhamad Saleh, mengaku bangga atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, ini sejarah baru bagi Sulawesi Tenggara. Untuk pertama kalinya kita masuk 10 besar nasional. Ini berkat kerja keras peserta, pelatih, dan tim pendamping,” ujarnya.

Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk pembinaan berkelanjutan di bidang tilawah, tahfiz, dan hadis, termasuk persiapan menuju MTQ Nasional pada tahun-tahun berikutnya.

“Semoga semangat ini terus terjaga dan semakin banyak lahir generasi Qur’ani dari Sultra,” tambahnya.(**)

Comment