KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari resmi meliburkan siswa dari jenjang TK hingga SMP pada Senin (1/9/2025) besok.
Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi memanasnya situasi sosial akibat rencana demonstrasi besar-besaran di Kota Kendari.
Dalam surat resmi bernomor 48657900/2025 yang ditandatangani Kepala Disdikbud Kendari, Saemina ditegaskan bahwa seluruh siswa tidak masuk sekolah dan diarahkan untuk belajar mandiri di rumah.
Guru tetap memberikan tugas untuk dikerjakan siswa, sementara orang tua diimbau memastikan anak-anaknya tidak keluar rumah.
“Siswa-siswi belajar mandiri di rumah, diberi tugas, dan orang tua diminta menjaga anaknya agar tetap berada di rumah,” demikian isi surat edaran yang dikeluarkan pada Minggu (31/8/2025).
Kebijakan ini sejalan dengan langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang sehari sebelumnya juga menerbitkan surat edaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN.
Dalam edaran tersebut, ASN diminta menjaga profesionalitas, tidak menggunakan kendaraan dinas, dan untuk sementara waktu apel gabungan di Kantor Gubernur ditiadakan.
“Seluruh ASN dan Non ASN kami imbau menjaga profesionalisme, tidak terpancing provokasi, serta tetap menjalankan tugas dengan sikap santun dan penuh empati kepada masyarakat,” tegas Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, dalam keterangan tertulis.(**)
Comment