Gubernur Lantik Pejabat Baru Perumda Sultra, Fokus pada Profesionalisme dan PAD

KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melantik enam pejabat baru di lingkungan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra pada Senin, 14 Juli 2025, di Kendari. Pelantikan ini menandai babak baru dalam upaya revitalisasi BUMD milik Pemprov Sultra.

Pejabat yang dilantik meliputi unsur Dewan Pengawas dan Direksi, yaitu:

– Afryan Ramadhan sebagai Ketua Dewan Pengawas
– Ahmad Rustan sebagai Anggota Dewan Pengawas
– Wahyudi Umar sebagai Anggota Dewan Pengawas
– Akhmad Rizal sebagai Direktur Utama
– Mohammad Akbar Liambu sebagai Direktur Operasional
– Muhammad Sofian Maksar sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi Umum

Pelantikan ini didasarkan pada Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 3 Tahun 2019 yang mengatur struktur, fungsi, dan masa jabatan pengelola Perumda.

Dalam Perda tersebut, masa jabatan direksi dan dewan pengawas ditetapkan selama lima tahun, dengan pengangkatan dan pemberhentian dilakukan oleh Gubernur melalui mekanisme seleksi dan evaluasi kinerja.

Gubernur Andi Sumangerukka menekankan bahwa pelantikan ini dilakukan karena masa jabatan pengurus sebelumnya telah berakhir.

Ia menuntut agar jajaran baru dapat menjalankan seluruh lini bisnis Pemprov dengan profesionalisme, independensi, dan akuntabilitas.

“Semua bisnis Pemprov ada di Perumda. Saya minta mereka harus profesional, independen, dan mampu mempertanggungjawabkan,” tegas Gubernur.

Gubernur juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui transparansi dan tanggung jawab.

“Kepercayaan (trust) itu datang dari akuntabilitas. Tidak mungkin orang percaya kalau tidak transparan,” tambahnya.

Direktur Utama Perumda Sultra yang baru dilantik, Akhmad Rizal, menyatakan komitmennya untuk menyelaraskan arah Perumda dengan program strategis pemerintah, seperti ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja.

“Kami juga akan berupaya menghasilkan dividen bagi pemerintah daerah sebagai bentuk kontribusi nyata,” ujar Rizal.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum revitalisasi Perumda Sultra sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan.(**)

Comment