Kecurangan Pembentukan Kopdes Merah Putih, Warga Parauna Protes Minta Pemilihan Ulang

KONAWE, EDISIINDONESIA.id- Pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih (Kopdes) di Kelurahan Parauna, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, menuai protes keras dari warga.

Warga menilai proses pembentukan koperasi tidak melibatkan masyarakat, melanggar prinsip demokrasi dan transparansi.

“Kami sangat menyesalkan ketidakikutsertaan masyarakat sejak awal. Ini koperasi bersama, bukan milik pribadi,” tegas Abel, salah satu warga yang memprotes.

Abel dan warga lainnya telah melayangkan surat keberatan ke Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Konawe pada 2 Juni 2024, dan bertemu langsung dengan Kepala Dinas.

Kepala Dinas kemudian mengkonfirmasi Camat Anggaberi, yang mengungkap pembentukan pengurus dilakukan tanpa partisipasi publik yang memadai.

“Setelah dicek, Kadis meminta kecamatan mengurus ulang karena banyak warga yang tak dilibatkan,” jelas Abel.

Pemerintah Kecamatan Anggaberi menggelar pertemuan pada 4 Juni 2024, dihadiri Camat, Plt Lurah Parauna, perangkat kelurahan, dan perwakilan warga.

Disepakati bahwa pemilihan ulang pengurus Kopdes Merah Putih harus dilakukan demi keadilan dan transparansi.

Abel menyoroti penunjukan langsung Ketua Pengawas tanpa mekanisme yang sah, melanggar Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025, Halaman 8 Nomor 2 poin 4 yang menetapkan Kepala Desa/Lurah sebagai Ketua Pengawas ex-officio.

“Seharusnya Lurah yang jadi Ketua Pengawas, baru kemudian pemilihan anggota pengawas lainnya. Ini malah ditunjuk langsung, melanggar aturan,” imbuhnya.

Ironisnya, hingga kini pemilihan ulang belum dilakukan. Setelah pertemuan 4 Juni, hanya ada rapat tertutup antara perangkat kelurahan dan pengurus lama, tanpa tindak lanjut nyata.

“Ini diulur-ulur. Kami sudah beri waktu, sudah ikut prosedur, tapi belum ada tindakan. Jangan sampai ini permainan untuk kepentingan segelintir orang,” sindir tokoh masyarakat setempat.

Warga Parauna mendesak pihak kecamatan dan kelurahan untuk segera menepati hasil pertemuan 4 Juni, dan meminta pemilihan ulang pengurus Kopdes dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Plt Lurah Parauna, Yuliasri, belum dapat dikonfirmasi.(**)

Comment