100 Hari Kerja ASR-Hugua, Menuju Sulawesi Tenggara yang Lebih Maju dan Sejahtera

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Memasuki 100 hari masa kepemimpinan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara periode 2025-2030, Andi Sumangerukka, menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.

Berbagai program prioritas telah dijalankan, fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan kemaritiman.

Program-program tersebut dirancang berdasarkan prinsip efektivitas dan kebermanfaatan, dengan penyusunan APBD yang transparan dan berlandaskan janji politik yang berpihak pada rakyat. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintah daerah mendorong program-program yang berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Prioritas Pembangunan:

  • Infrastruktur: Percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
  • Pelayanan Publik: Peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
  • Pendidikan: Peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan, termasuk program beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu.
  • Kesehatan: Peningkatan layanan asuransi kesehatan dan pembangunan/renovasi fasilitas kesehatan yang lebih merata.
  • Ketahanan Pangan: Pembangunan infrastruktur pertanian, penguatan ketahanan pangan, dan pemberdayaan nelayan untuk mendukung ekonomi berkelanjutan.
  • Kemaritiman: Pengembangan sektor kemaritiman untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Musrenbang RPJMD 2025-2029:

Sebagai bagian dari pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Tahun 2025-2029.

Musrenbang ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebijakan, aspirasi masyarakat, dan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmen untuk terus mendengar suara rakyat dan menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan.

Kolaborasi dan Keberpihakan:

Keberhasilan 100 hari kerja ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, Forkopimda, akademisi, dunia usaha, dan seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang solid ini, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan langkah awal menuju Sulawesi Tenggara yang lebih maju, sejahtera, dan religius.

Kesimpulan:

100 hari kerja ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan Sulawesi Tenggara ke depan. Komitmen Gubernur Andi Sumangerukka terhadap transparansi, keberpihakan pada rakyat, dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang lebih baik.(**)

Comment