KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Jalan Lampareng 2 di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, memprihatinkan. Kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah dikeluhkan warga sekitar yang telah bertahun-tahun menantikan perbaikan.
Muhlis, warga yang telah bermukim di kawasan tersebut sejak tahun 2019, mengungkapkan kekecewaannya. Selama enam tahun, jalan sepanjang 800-1.000 meter tersebut tak tersentuh perbaikan. Ia menyebut jalan tersebut seakan menjadi “anak tiri” pemerintah.
“Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,” kata Muhlis. Ia menambahkan bahwa setiap tahun ia selalu mengusulkan perbaikan jalan tersebut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), namun hanya mendapat janji tanpa realisasi.
Lebih dari 1.000 kepala keluarga menghuni kawasan Jalan Lampareng 2. Pada tahun 2023, warga bahkan telah melakukan penandatanganan petisi untuk meminta perbaikan jalan, namun hingga kini belum ada tindakan nyata.
Kondisi jalan yang semakin parah menyebabkan genangan air saat hujan turun, semakin menyulitkan warga.
Muhlis berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Andi Sumangerukka-Hugua dan Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran-Sudirman dapat segera memperhatikan dan merealisasikan perbaikan Jalan Lampareng 2.
Ia percaya pemerintah akan memberikan solusi atas permasalahan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini.
“Kami masih percaya, mereka semua akan segera melakukan perbaikan di sini,” harap Muhlis.(**)
Comment