EDISIINDONESIA.id – Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Bahtiar menyebut, penganiayaan atau perundungan yang melibatkan pelajar dan viral baru-baru ini hanya dipicu oleh masalah sepele.
Untuk diketahui, saat ini Sat Reskrim Polres Gowa telah mengamankan tiga terduga pelaku yang masing-masing berinisial SN (14), NR (16), dan NA (16).
Dikatakan Bahtiar, ketiga terduga pelaku saat ini sementara menjalani pemeriksaan intensif usai melakukan perbuatan terlarang terhadap korban berinisial KP (14).
“Yang diamankan semuanya perempuan, semuanya masih di bawah umur,” ujar Bahtiar kepada awak media, Minggu (13/4/2025).
Buntut dari penganiayaan tersebut, Bahtiar mengungkapkan bahwa korban terpaksa harus menjalani perawatan di Rumah Sakit. Korban juga mendapatkan pendampingan dari Unit PPA.
“Ini motifnya kesalahpahaman. Pelaku dan korban biasa ngobrol via chat WhatsApp. Akhirnya janjian ketemu sehingga terjadi seperti yang viral kemarin. Saling mengata-ngatai,” Bahtiar menuturkan.
Mengenai informasi korban sempat dicekoki alkohol hingga adanya dugaan dipaksa berhubungan layaknya suami istri, Bahtiar menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.
“(Dicekoki alkohol? dicabuli, persetubuhan?) Kami sementara dalami,” sebutnya.
Tambahnya, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda. Masing-masing di Kecamatan Pallangga dan Barombong.
“Keterangan korban, ini yang belum terang, kedepan kita lakukan pendampingan supaya dapat memberikan keterangan sejujurnya dan semerdekanya,” imbuhnya.
Bahtiar bilang, perkara yang melibatkan antara senior dan junior di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Gowa itu telah naik pada tahap penyidikan.
“Sudah naik ke sidik, bilang cukup bukti kami akan tetapkan tersangka. Barang bukti salah satunya pakaian yang digunakan korban,” kuncinya.
Sebelumnya, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan tiga terduga pelaku perundungan atau penganiayaan yang viral tersebut.
“Sat Reskrim telah berhasil mengamankan tiga orang. Saat ini kita masih melakukan proses pemeriksaan secara intensif,” ucapnya.
Aldy berjanji, dalam waktu dekat ia akan mengabarkan mengenai perkembangan terbaru terkait peristiwa tersebut.
“Insyaallah kedepan terkait perkembangannya kami akan segera sampaikan kepada awak media,” tandasnya. (edisi/fajar)
Comment