KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sultra, melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di Kendari.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan menjelang Ramadan 1446 H.
Rombongan, yang termasuk Danrem 143/Halu Oleo, Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, dan sejumlah kepala OPD, memulai dengan rapat koordinasi di Makorem 143/Halu Oleo. Selanjutnya, mereka meninjau Pasar Korem Kendari, dimana harga-harga bahan pokok relatif stabil. Beberapa harga yang tercatat: cabai rawit Rp55.000/kg, cabai merah Rp40.000/kg, telur ayam Rp55.000/rak, bawang merah Rp40.000-Rp45.000/kg, dan daging sapi Rp140.000/kg.
Terdapat kenaikan kecil pada harga beras, namun masih dalam batas wajar (beras premium super Rp16.000/kg, beras super Rp14.000/kg, beras medium Rp13.500/kg).
Kunjungan dilanjutkan ke Gudang Bulog Sultra. Bulog memiliki stok 17.272 ton beras, 297 ton gula, dan 324.139 liter minyak goreng.
Total stok beras di Sultra mencapai 83.277,51 ton, cukup untuk tiga bulan ke depan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memaksimalkan penggunaan beras lokal. Stok gula dan minyak goreng juga dinilai aman hingga Idulfitri.
Pemantauan juga dilakukan di PT. Cinta Damai Insan Persada (distributor) dan Indogrosir Kendari (ritel modern), memastikan kelancaran distribusi dan kualitas produk.
Pj. Gubernur mengimbau masyarakat untuk berbelanja bijak dan menghindari pembelian berlebihan. Ia menyatakan stok pangan aman dan harga terkendali.(**)
Comment