KENDARI, EDISIINDONESIA.id-Kepala Lapas Kelas IIA Kendari, Herman Mulawarman, terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di dalam lapas. Dalam empat bulan terakhir, ia telah melakukan sidak rutin hingga tiga sampai empat kali seminggu, berhasil menyita 270 telepon genggam dan 10 gram sabu dalam dua minggu terakhir.
Sebagian besar barang bukti ditemukan di blok Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) narkoba.
Herman menjelaskan bahwa banyak WBP mengaku mendapatkan ponsel dari mantan narapidana.
Untuk itu, ia berencana melakukan sidak gabungan dengan TNI, Polri, dan BNN dalam waktu dekat guna meningkatkan efektivitas pemberantasan narkoba.
Terkait informasi jaringan narkoba yang melibatkan petugas lapas, Herman menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Namun, beberapa kali pertemuan antara tahanan yang menyebutkan jaringan lapas dengan WBP yang diduga terlibat, hasilnya nihil. Mereka saling tidak mengenal. Herman menduga ini sebagai taktik bandar narkoba untuk memutus rantai komunikasi dan jaringan mereka.
Herman menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat peredaran narkoba di Lapas Kendari, termasuk jajarannya sendiri.(**)
Comment