BUTENG, EDISIINDONESIA.id – Seorang nelayan asal Desa Wadiabero, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR, Senin (18/11/2024).
Penemuan ini terjadi setelah lima hari pencarian sejak dilaporkan hilang pada Kamis, 14 November 2024.
Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan bahwa korban ditemukan pada pukul 10.29 Wita, sekitar 1,5 mil laut dari lokasi awal ia dilaporkan terjatuh.
“Korban ditemukan sekira pukul 10.29 Wita pada pencarian hari kelima,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, korban diketahui terjatuh dari kapal saat memancing di sekitar Perairan Wadiabero. Kejadian itu disaksikan oleh nelayan lain, namun upaya awal untuk menemukan korban tidak membuahkan hasil hingga akhirnya Tim SAR turun tangan.
“Korban terjatuh dari kapalnya saat memancing di sekitar Perairan Wadiabero,” tambahnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Wadiabero dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga,” tutupnya. (**)
Comment