Rifai Lamuse Yakin LA-IDA Paham Pemerintahan dan Pembangunan Sultra

KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Tokoh masyarakat, Rifai Lamuse, menyatakan keyakinannya bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, LA-IDA, merupakan pasangan yang paling memahami pemerintahan dan pembangunan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rifai menekankan bahwa pengalaman panjang Lukman Abunawas (LA) dalam birokrasi pemerintahan, mulai dari Bupati, Sekretaris Daerah Provinsi, hingga Wakil Gubernur, membuatnya sangat memahami seluk beluk pemerintahan, regulasi, dan penunjukan pejabat.

“Pak LA memiliki pemahaman di birokrasi pemerintahan, pernah jadi Bupati, Sekda Provinsi hingga Wakil Gubernur, jadi sudah sangat paham betul, bagaimana berurusan, regulasi bahkan penunjukan jajaran dibawahnya,” jelas Rifai dalam orasi politiknya pada Jumat, 15 November 2024.

Rifai juga yakin bahwa LA-IDA akan mewujudkan meritokrasi dalam pemerintahan Sultra, sehingga penempatan pejabat akan berdasarkan kompetensi dan bukan berdasarkan koneksi.

“Tak ada lagi kita dengar Kadis atau Kabid yang belum memenuhi eselon mendapatkan jabatan, tidak ada lagi pejabat yang bukan kompetensinya menduduki jabatannya, Pak LA akan mewujudkan, Pak LA dan Pak Ida pasti akan mewujudkan meritokrasi untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Rifai juga menilai LA-IDA sebagai pasangan yang paling memahami pembangunan Sultra. Ia mencontohkan keberhasilan Lukman Abunawas dalam menarik investasi di Konawe, meskipun Konawe bukan kabupaten penghasil nikel terbanyak di Sultra.

“LA-IDA ini memiliki rekam jejak dan pengalamannya yang bagus, tidak ada cacatnya, Pak LA, kita bisa lihat Konawe hari ini ada Smelter disana, padahal Konawe bukan kabupaten penghasil nikel terbanyak, tapi mampu meyakinkan Investor untuk berinvestasi di Konawe,” ungkapnya.

Rifai juga menambahkan bahwa pengalaman La Ode Ida (IDA) di kancah perpolitikan nasional, seperti menjadi Wakil Ketua DPD RI dan Komisioner Ombudsman RI, menjadi bukti bahwa LA-IDA merupakan pasangan yang tepat untuk memimpin Sultra.

“Salah satu orang Sultra yang sudah menduduki jabatan di Nasional, pernah menjadi Wakil Ketua DPD RI dan Komisioner Ombudsman RI, itu Pak LA, jadi rekam jejak dan pengalaman kedua figur ini tepat untuk memimpin Sultra,” pungkasnya.

Pernyataan Rifai Lamuse ini menunjukkan bahwa LA-IDA didukung oleh tokoh masyarakat yang memiliki keyakinan kuat terhadap kemampuan pasangan ini dalam memimpin Sultra menuju kemajuan.(**)

Comment