KENDARI, EDISIINDONESIA.id – 13 titik di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, Asril mengatakan hal ini menjadi tantangan distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
“Hal ini merupakan tantangan kami dalam menyediakan serta memastikan distribusi logistik di daerah 3T ini, tentu kami menyadari dalam menjalankan tugas kami perlu dibantu oleh TNI/Polri dalam menyalurkan logistik,” katanya..
Adapun, kabupaten yang masuk dalam wilayah 3T tersebut yakni Kabupaten Bombana, Buton Selatan (Busel), Wakatobi, Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan Buton Tengah (Buteng).
Untuk wilayah 3T yang masuk di Kabupaten Bombana yakni Kecamatan Kabaena, Desa Lengora Pantai Kabaena Tengah, Pulau Sagori Kabaena Barat. Kabupaten Busel yakni Kecamatan Batu Atas, Siompu, dan Kadatua.
Kemudian, Kabupaten Wakatobi terdapat tiga titik yaitu Kecamatan Kaledupa, Binongko, dan Pulau Runduma Tomia. Kabupaten Konawe yakni Kecamatan Routa dan Desa Saponda Soropia.
Selanjutnya untuk di Kabupaten Konawe Selatan yakni di Kecamatan Laonti. Terakhir di Kabupaten Buton Tengah hanya satu titik yakni di Kecamatan Talaga Raya.
“Berdasarkan catatan kami, Kecamatan Batu Atas di Busel dan Pulau Runduma Tomia di Wakatobi merupakan wilayah 3T yang sulit dijangkau. Terlebih kalau musim ombak. Ini yang menjadi tantangan bagi kami dalam mendistribusikan logistik di daerah itu,” tutupnya. (**)
Comment