KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak pernah meminta sumbangan dari masyarakat untuk kegiatan perayaan Hari Sumpah Pemuda, termasuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Kendari.
Pernyataan ini dikeluarkan untuk mengklarifikasi informasi keliru yang beredar luas di masyarakat.
Baru-baru ini, sejumlah surat permintaan sumbangan yang menggunakan kop surat Dinas PUPR dan Dinas Perumahan tersebar di masyarakat. Pemerintah Kota Kendari dengan tegas menyatakan bahwa surat-surat tersebut adalah hoax dan tidak berasal dari instansi pemerintah.
Kepala Bagian Komunikasi Pemerintah Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing oleh permintaan sumbangan tersebut. Pemerintah Kota Kendari menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda akan dikelola langsung oleh instansi terkait tanpa memungut sumbangan dari masyarakat.
Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan selalu memverifikasi informasi sebelum melakukan tindakan. Pemerintah Kota Kendari juga bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran hoax ini.
Salah satu langkah penting yang akan diambil pemerintah adalah meningkatkan sosialisasi mengenai informasi yang benar dan resmi, agar masyarakat mendapatkan kepastian mengenai sumber informasi. Melalui media resmi pemerintah, diharapkan tidak ada lagi warga yang tertipu oleh surat palsu tersebut.
Pemerintah Kota Kendari menghargai peran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kerukunan, terutama dalam memerangi berita palsu yang berpotensi merusak kepercayaan publik. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kasus-kasus seperti ini dapat diminimalkan.
Perayaan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum penting untuk mempererat semangat persatuan di Kota Kendari. Pemerintah berharap masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini secara positif, tanpa harus terganggu oleh informasi palsu yang meresahkan. (**)
Comment