KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), LA-IDA, telah berjanji untuk mengatasi masalah krisis air bersih yang melanda beberapa wilayah di provinsi tersebut. Janji ini disampaikan Laode Ida melalui unggahan video di akun TikTok miliknya @laode_ida pada Kamis, (17/10/2024).
Laode Ida menuturkan bahwa krisis air bersih di Sultra merupakan masalah serius yang telah diangkat oleh masyarakat di beberapa daerah, khususnya di Kabupaten Muna dan Buton. Ia menegaskan bahwa jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, pasangan LA-IDA akan berupaya untuk mengatasi masalah ini secara menyeluruh.
“Nanti saat kami memimpin Sulawesi Tenggara semua itu kebutuhan air bersih untuk seluruh warga Sulawesi Tenggara akan terpenuhi. Tidak ada lagi keluhan seperti sekarang ini,” ujar Laode Ida dalam video tersebut.
Pasangan LA-IDA berencana untuk mengatasi krisis air bersih dengan beberapa langkah strategis. Pertama, mereka akan mencari sumber mata air baru yang dapat digali dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kedua, mereka akan menyediakan pompa air dan bak penampungan untuk mendistribusikan air bersih ke desa-desa.
“Menghadirkan mesin pompa air yang canggih dan membuat pipanisasi sampai ke desa. Didesa membuat bak penampungan yang besar dan kemudian disalurkan kepada warga,” tambah Laode Ida.
Janji pasangan LA-IDA untuk mengatasi krisis air bersih ini menjadi salah satu fokus utama kampanye mereka. Mereka berharap dapat meningkatkan akses air bersih bagi seluruh masyarakat Sultra dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Namun, perlu dicatat bahwa janji ini masih perlu dikaji lebih lanjut. Penting untuk melihat bagaimana pasangan LA-IDA akan merealisasikan janji mereka dan bagaimana mereka akan mengatasi berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam prosesnya. (**)
Comment