Tim PPK Ormawa HME FT UHO Kendari Bimtek Pembuatan Pelet di Desa Tombawatu Konawe

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar bimbingan teknis (bimtek) di desa Tombawatu, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra)

Terkait perbuatan pelet atau pakan ternak dari limbah ikan yang melewati beberapa tahapan proses mulai dari pengukusan ikan sampai matang, dilanjutkan penjemuran ikan sampai kering, lalu ikan yang telah kering di giling pada mesin giling tepung FFC 23 sehingga menjadi tepung ikan.

Kemudian dilanjutkan pembuatan adonan pakan ternak berdasarkan komposisi yang telah uji lab, lalu pencetakan adonan pakan menjadi pelet, lalu terakhir di keringkan dengan panas matahari.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan alat produksi kepada Kepala Desa Tombawatu, Rostian.

Rostian menyampaikan rasa terima kasih dan bersyukur dengan pemberian alat-alat yang telah di rancang oleh tim PPK Ormawa.

“Karena tidak semua desa mendapatkan seperti kita dan kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan bimbingan pemanfaatan limbah ikan oleh tim PPK Ormawa,” ungkapnya.

Kata dia, hal tersebut sejalan dengan misi Desa Tombawatu untuk memanfaatkan limbah ikan menjadi pakan ternak.

“Tahun-tahun sebelumnya kami sudah ada rencana untuk mengelola ikan-ikan kecil yang dibuang oleh para nelayan, yang tidak bisa di jual, mau dimanfaatkan menjadi sesuatu yang meningkatkan nilai ekonomi. Ternyata niat kami ini bisa berjodoh (bertemu) dengan kegiatan dari tim PPK Ormawa HME FT-UHO,” bebernya.

Sementara itu, ketua tim PPK Ormawa HME FT UHO, Finy Bin Rungga, mengatakan bahwa timnya yang dibimbing oleh dosen pendamping Ir. Hasmina Tari Mokui terdiri dari 15 orang.

Diantaranya yaitu Bawono Giri, Nurul Aisya, Wildan Hadi Saifurrohman, Muh. Adriawan, Mahmud Qorih, Fatahur Rahman, Muhammad La Yusuf, Zahra Septyana, Sundari, Nurafni, Arya Sadewa, Sendy, Anggi Purbawisesa, dan Muhammad Randawula Putra 

Ia Mengatakan akan terus bekerja sama dengan kepala desa dan juga masyarakat untuk memanfaatkan limbah ikan menjadi pakan ternak.

Pihaknya telah membuat bebarapa mesin untuk pengelolaan limbah ikan seperti mesin steam untuk mengkus ikan, mesin penepung untuk menggiling ikan, dan juga mesin pelet untuk mencetak adonan pelet.

“Adapun cara penggunaannnya akan dijelaskan saat pelatihan nanti, masyarakat juga bisa melihat buku panduan yang telah kami bagikan, didalamnya tertera dengan jelas cara penggunaan alat dan cara pembuatan pakan ternak,” ungkapnya.

Sehingga, ia berharap masyarakat bisa terus bekerjasama dan membantu, agar program tersebut tetap berlanjut dan sukses meningkatkan perekonomian.

Lanjut ia menyampaikan, berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kepada masyarakat, tim PPK Ormawa menyimpulkan bahwa masyarakat berharap untuk terus dibimbing sampai tahap penjualan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tombawatu.

“Mereka sangat bersyukur karena mendapatkan ilmu juga kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mendukung ekosistem laut,” katanya.

Untuk diketahui, HME FT UHO mendapatkan pendanaan PPK Ormawa oleh kementerian pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024. (**)

Comment