Pj Walikota Resmi Menutup Pasar Kreatif, Omset Mencapai 500 Juta

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Walikota Kendari, Muhammad Yusup, secara resmi menutup pasar kreatif yang dihelat Dekranasda di pelataran parkir kantor walikota kendari, Jumat (8/3/2024).

Pj Walikota, Muhammad Yusup menyebut, pemerintah kota kendari sangat mendukung kegiatan ini, apa lagi kegiatan ini bertujuan uantuk menurunkan inflasi dengan mengadirkan berbagai kegitan salah satunya pasar murah, UMKM dan lain lain.

“Saya tidak ingin menunggu waktu yang lama untuk kembali menggelar kegiatan seperti ini, kalau perlu kita akan gelar di bulan puasa nanti, ” kata Yusup.

Selain itu Yusup juga menyebut, ada segelintir orang menanggapi lain, kegiatan yang di gelar di pelataran parkir selama 4 hari dengan berbagai macam rangkaian acara, bahkan disosial media pemkot di bully bersenang senang diatas penderitaan warga kota kendari di saat bencana melanda warga kendari.

“Dengan kejadian itu kemendagri menelfon saya, bersenang-senang sementara warga kendari mengalami bencana bajir, saya jelaskan kepada kemendagri bahwa ini adalah rankaian acara yang pada saat itu digelar bersamaan bencana banjir di kota kendari, kita tidak tau malam itu akan datang bencana bajir sementara kegiatan sedang berlangsung,” ucap Yusup.

Selain itu Yusup, Seiring dengan cita-cita pemerintah kota kendari dengan berbasis ekonomi kerakyatan sehingga UMKM ini tentu terus akan di libatkan di berbagai kegiatan seperti ini,

“kalau perlu UMKM kita ini bisa tembus pasar ekspor, makanya harus perbaki kemasan kita, agar bisa bersain terutama tenun di tingkatkan kualitasnya,” ucap Yusup.

Sementara itu, Kepala dinas perindustrian dan tenaga kerja kota Kendari, Ir Ali Akza mengatakan kegiatan pasar kreatif yang berlangsung selama empat hari meraih omset 500 juta bahkan di hari pertama sudah meraih omset 100 juta,

“Penjualan telur sangat lari manis hanya sehari habis 100 rak dan selama kegiatan berlangsung telur habis 11 ribu biji,” kata Ali Akza.

Ali Azah menambahkan, melihat animo masyatakat yang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan dapur, kegiatan ini akan menjadi kaleder tahunan,

“Kita akan jadikan kegiatan ini adalah kelender tahunan, kedepan kita akan buat lebih meriah lagi,” ucapnya. (**)

Comment