MUNA, EDISIINDONESIA.id – Memasuki bulan suci ramadhan 1445 H yang tinggal menghitung hari, Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Muna bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) melaksanakan sidak disejumlah tempat perbelanjaan bahan pokok dan pasar sentral laino, Rabu (6/3/2024).
Plt Bupati Muna, Bachrun mengatakan sidak yang dilakukan ini dalam rangka memantau kondisi pasar terkait ketersediaan dan harga bahan pokok.
“Stok beras hingga selesai lebaran masih cukup, termasuk bahan pokok lain secara umum,” ujarnya.
Mengenai kenaikan harga beberapa bahan pokok, sambung dia, diperkirakan masih akan terjadi hingga diakhir bulan Juli.
“Jadi gejolak harga ini dikarenakan para pedagang juga membeli dengan harga yang mahal sekarang, sehingga penjualan mereka sesuaikan,” terangnya.
Kabag Ekonomi Pemda Muna, La Ode Sairuddin menambahkan, upaya Pemda Muna untuk menekan kenaikan harga bahan pokok dengan mengadakan pasar murah pada bulan ramadhan.
“Komoditi yang dipasarkan berupa bahan pokok strategis yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat diantaranya sudah pasti beras,” katanya.
Sairuddin menerangkan, bahan pokok yang saat ini mengalami kenaikan diantaranya beras, telur, bawang merah dan putih serta cabai.
“Cabai bahkan kenaikannya sampai 50 persen. Telur harganya sudah agak turun namun presentasi kenaikannya sekitar 7 persen. Sedangkan beras naik hingga 7 sampai 10 persen.” Urainya. (**)
Comment