Kedatangan Nur Alam akan Dijemput Saleh Lasata bersama Ribuan Masyarakat Sultra

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Mantan wakil gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2008-2017, Saleh Lasata akan menjemput bapak pembangunan bumi anoa Nur Alam yang dijadwalkan tiba di Bandara Halu Oleo Kendari 18 Januari 2024 besok.

Saleh Lasata akan menyambut kembalinya mantan Gubernur Sultra Nur Alam bersama ribuan masyarakat, kerabat, dan simpatisan dari 17 kabupaten dan kota di Sultra.

Nur Alam dijadwalkan mendarat di bandara Halu Oleo Kamis 18 Januari 2024 pukul 09.00 pagi waktu setempat dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Setibanya di Bumi Anoa, Saleh Lasata akan menemani Bapak Pembangunan Sultra itu menuju ke mesjid Al Alam Kendari untuk shalat berjamaah dan sujud syukur.

Setelah dari mesjid, Nur Alam dijadwalkan akan mengunjungi jembatan Bahteramas, lalu menuju di kediaman pribadinya.

Kerabat dekat Nur Alam, Nasir Andi mengatakan, penjemputan Nur Alam di bandara Halu Oleo setelah menjalani hukumannya sebagai warga negara yang baik di lembaga akan disambut meriah bagi koleganya dan pendukungnya.

“Pak NA pulang kampung tidak mengingkan ada atribut politik, sehingga untuk meminimalisir hal tersebut maka di bentuklah forum Sultra Satu, beliau mau pulang murni tidak ada simbol-simbol politik,” kata Nasir melalui sambungan telefon,” Rabu (17/1/2024).

Nasir menyebut, pendukung Nur Alam dari 17 kabupaten dan kota di Sultra bersedia datang menjeputnya karena bentuk kecintaan mereka kepada bapak pembangunan Sultra.

“Kami tidak bisa melarang mereka datang, karena ini bentuk kegembiraannya mereka atas pulangnya Nur Alam ke kendari, jadi untuk mengurai kemacetan nanti kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan stake holder,” ucap nasir.

Nasir menegaskan, penjemputan Nur Alam di bandara murni tidak ada unsur politik, begitupun dengan tokoh-tokoh yang akan datang menjemput bukan dari kalangan politik.

“Memang ada isu-isu diluar kami dengar, penjemputan NA ada unsur politiknya, tapi saya tegaskan ini murni balik kampung dan yang jemput juga bukan dari kalangan politik,” tandas Nasir. (**)

Comment