KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Lembaga Survey Sulawesi (LSS) bakal melalukan survei terkait opini publik terhadap dinamika politik dan pemerintahan tahun 2023 di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai 9 Desember 2023 mendatang.
Berdasarkan hal tersebut, LSS menggelar Workshop Enumerator, yang diikuti sebanyak 40 peserta yang nantinya akan turun langsung melakukan survei dan bakal dibagi di tujuh Kecamatan di Kabupaten Buteng.
Diantaranya yaitu, Kecamatan Gu, Mawasangka, Lakudo, Mawasangka tengah, Mawasangka timur, Sangia wambulu dan Kecamatan Talaga Raya.
Komisaris LSS, Arafat dengan tegas meminta kepada para Enumerator agar nantinya menghasilkan data yang akurat atau tidak boleh bohong. Sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid.
“Karena kapan kebohongan data kita ambil, kita akan melahirkan opini publik yang bohong juga dan akan menempa kita nanti, bahwa tidak bisa dipercaya,” ungkapnya.
“Sehingga kita punya visi di lembaga LSS ini adalah, terpercaya dan akurat,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama LSS, Andi Muhammad Hasgar mengatakan tujuan dari kegiatan itu adalah untuk melatih para Enumerator agar bagaimana bisa mengambil sampel dengan baik atau benar.
Apalagi saat ini diakuinya, banyak lembaga-lembaga survei yang tidak transparan. Sehingga, ia berharap melalui pelatihan tersebut semua dilakukan secara transparan terutama dari sisi data, sehingga hasil yang keluar dari data rilis ke depan itu lebih akurat.
“Itulah kenapa kami melakukan kegiatan workshop dan pelatihan ini,” ucapnya.
“Jadi nanti semua kecamatan di Buteng ini di lakukan survei, tentu dengan metodologi yang sudah dilakukan, sistemnya dia di random dalam setiap Kecamatan, hasil dari random itu akan kena desa-desa, jadi kita menggunakan data sistemnya random dan terkecil seperti itu sistem survei yang dilakukan,” jelasnya.
Untuk surveinya sendiri pihaknya akan turun langsung pada 9 Desember 2023. Dimana sebelumnya pihaknya juga telah melakukan survei di Kabupaten Konawe, Bombana dan Muna Barat (Mubar)
“Kemungkinan akan menyusul kabupaten-kabupaten lainnya, hanya kita sesuaikan jadwal dulu, karena ini memang kegiatan rutin kita yang di mana tujuannya adalah memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat luas khususnya yang ada di Sultra,” tutupnya. (**)
Comment