KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Badan Pertahanan Nasional (BPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan 83.530 sertifikat tanah kepada masyarakat.
Penyerahan sertifikat ini dilakukan secara simbolis kepada 200 perwakilan masyarakat Sultra, oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto didampingi Kepala BPN Sultra, Asep Hery, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (4/12/2023).
Kepala BPN Sultra, Asep Hery mengatakan jumlah 83.530 sertifikat ini terdiri dari pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) sebanyak 63.967 sertifikat, dan redistribusi tanah sebanyak 20.563 sertifikat.
Kemudian dari target 1,9 juta bidang tanah, BPN Sultra telah menuntaskan sebanyak 1,3 juta bidang tanah yang disertifikatkan untuk seluruh wilayah Sultra atau sekitar 76 persen.
“Kita masih punya 24 persen atau 515 sekian ribu bidang tanah untuk disertifikat. Untuk itu, kami berterimakasih kepada Pj Gubernur Sultra, Forkopimda dan seluruh Bupati dan Walikota yang bekerjasama dan mendukung dalam rangka mewujudkan ini,” ungkapnya.
Ia menyampaikan bahwa strategi yang akan dilakukan di tahun 2024 dalam rangka pencapaian PTSL dan redistribusi yakni membuat dua gerakan seperti membentuk desa-desa binaan dengan kegiatan Gerakan bersama masyarakat pemasangan tanda batas (GemaPantas).
“GemaPantas ini anti cekcok dan anti caplok, sehingga dipasang tanda batasnya, dan harapannya Pj Gubernur Sultra dapat menyampaikan instruksi GemaPantas ini kepada seluruh Kabupaten dan Kota se-Sultra,” bebernya.
Selain itu, juga ada gerakan bersama pengumpulan data-data yuridis sebagai bentuk bukti-bukti kepemilikan atas hak masyarakat yang belum bersertifikat, agar memiliki kepastian dan perlindungan hukum.
Gerakan-gerakan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan target hingga Juni 2024 yakni 37.137 sertifikat, dan jika tuntas maka akan diajukan permohonan tahap kedua.
Sementara itu, Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto mengucapkan terima kasih atas capaian kinerja Kakanwil dan seluruh kepala Kantor BPN yang ada di Sultra.
Karena bisa memperoleh capaian peringkat pertama yang telah menyelesaikan PTSL tercepat se-Indonesia.
“Kita akan terus melakukan upaya-upaya saling mengingatkan dalam kebaikan. Saya selaku Pj Gubernur dan juga ketua dalam TPRA mohon kerja sama,” ujarnya.
“Jangan pernah lelah untuk berbuat kebaikan,” pungkasnya. (**)
Comment