KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan doa bersama lintas agama untuk korban tragedi kemanusiaan di Palestina, Senin (13/11/2023).
Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Agama RI No. 12 Tahun 2023 tentang Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Palestina.
Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Muhamad Saleh bersama tokoh lintas agama, Ketua DWP dan Jajaran ASN Kanwil dan Kemenag Kota Kendari, Purnabhakti Kemenag, serta Ormas Keagamaan tampak hadir dalam Doa bersama lintas agama tersebut.
Muhamad Saleh mengatakan pelaksanaan doa bersama lintas agama dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian atas bangsa Palestina. Sekaligus, mendoakan keselamatan bangsa Palestina.
“Semoga doa-doa yang dilantunkan sesuai dengan ajaran masing-masing, membuka jalan dan kemudahan bagi bangsa Palestina untuk mendapatkan kedamaian dan kemerdekaannya,” ungkap Kakanwil, sebelum pelaksanaan doa bersama dimulai.
Kakanwil menyebut, solidaritas yang dibangun serta digalakkan secara masif di Kanwil Kemenag Provinsi Sultra serta tersebar di 17 kabupaten kota akan ditindaklanjuti dalam doa bersama secara serentak se Sultra besok, Selasa (14/11/2023).
Bukan hanya itu, pihaknya juga mendorong dan mempercepat penggalangan donasi untuk masyarakat Palestina.
“Saat ini, Kemenag Sultra sudah mulai mengumpulkan donasi. Saya mengajak dan mengetuk pintu hati seluruh ASN Kemenag Sultra untuk menyisihkan sedikit hartanya untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” bebernya.
Kakanwil juga mengimbau setiap satker di Kemenag kabupaten kota agar memastikan keterlibatan setiap anggotanya baik ASN maupun non ASN dalam penggalangan donasi Palestina ini.
Dari masing-masing Kemenag kabupaten kota, donasi yang terkumpul akan ditransfer ke rekening Donasi Palestina Kanwil Kemenag Sultra.
“Donasi tersebut nantinya akan ditransfer ke rekening Donasi Palestina Kementerian Agama RI, untuk kemudian disalurkan langsung oleh Gus Menteri kepada yang berhak menerimanya,” ungkapnya.
Kakanwil menambahkan, saat ini telah tercatat lebih dari 13ribu jiwa korban tragedi Palestina yang dilakukan oleh Israel. Oleh karena itu, uluran dan partisipasi semua pihak baik dalam bentuk doa maupun donasi sangat dibutuhkan.
“Terimakasih atas atensi dan ketulusan kita semua. Semoga apa yang kita lakukan bernilai ibadah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, doa bersama lintas agama bagi korban tragedi kemanusiaan di Palestina, dilakukan bersama secara bergantian dipimpin oleh ketua majelis masing-masing agama. (**)
Comment