KENDARI, EDISIINDONESIA.id – 36 kecamatan di tujuh Kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk klasifikasi awas atau zona merah kekeringan akibat cuaca ekstrim yang tidak hanya terjadi Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Klasifikasi tersebut berdasarkan data peringatan dini potensi kekeringan meteorologis berdasarkan surat BMKG stasiun klimatologi Sultra, nomor: KL.00.02/005/KKWS/IX/2023.
Adapun rincian kecamatan dari 7 kabupaten kota se Sultra yang masuk zona merah atau klasifikasi awas yaitu:
- Tujuh kecamatan di Kota Bau-bau, yaitu di Kecamatan Batupoaro, Bungi, Kokalukuna, Lea-lea, Murhum, Sorawolio dan Wolio.
- Tujuh kecamatan di Kabupaten Bombana, yaitu Kabaena, Kabaena Barat, Kabaena Selatan, Kabaena Tengah, Kabaena Timur, Kabaena Utara dan Rarowatu Utara.
- Dua kecamatan di Kabupaten Buton, yaitu Kecamatan Pasar Wajo dan Wabula.
- Enam kecamatan di Kabupaten Buton Selatan, yaitu Batauga, Kadatua, Lapandewa, Sampolawa, Siompu dan Siompu Barat.
- Dua kecamatan di Kabupaten Buton Tengah, yaitu Lakudo dan Talaga Raya.
- Lima kecamatan di Kabupaten Muna, yaitu Batalaiwaru, Duruka, Kabangka, Kabawo dan Katobu.
- Tujuh kecamatan di Kabupaten Wakatobi, yaitu Binongko, Kaledupa, Kaledupa Selatan, Togo Binongko, Tomia, Tomia Timur, dan Wangi-wangi Selatan.
Berdasarkan hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, Muhammad Yusup mengimbau masyarakat khususnya kepada pemerintah untuk mengintervensi serta berupaya mengantisipasi dampak cuaca ekstrim ini, utamanya mengenai kebutuhan air bersih.
“Dan juga kita khawatirkan cuaca yang begitu panas seperti yang kita rasakan saat ini terjadi kebakaran lahan dan hutan, olehnya kita himbau masyarakat jangan melakukan pembakaran utamanya daerah-daerah yang suhunya sangat tinggi,” imbaunya.
Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah daerah yang dikategorikan sebagai daerah awas atau zona merah untuk mengeluarkan status darurat kekeringan, agar bisa dilakukan langkah-langkah antisipatif.
“Karena ini kaitannya dengan pembiayaan yang akan dilakukan pemerintah agar bisa melakukan upaya-upaya,” pungkasnya.
Comment