KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Warga Lorong Sakura di Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta perbaikan jalan dan pembangunan masjid.
Permintaan itu disampaikan dalam Reses Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra Abdurrahman Saleh, masa sidang III tahun sidang 2022-2023, Dapil I Kota Kendari, Minggu (1/10/2023) sore.
“Kami meminta perbaikan itu di jalan gunung masuk RT 02. Dari Lorong Dolok sampai di bagian atas, yang punya tanah itu sudah menyerahkan tanah untuk persiapan jalan,” ujar La Ete, salah seorang warga Lorong Sakura.
Namun kata dia, jika berbicara masalah jalan, berarti harus ada selokan. Sebab bagaimanapun bagusnya jalan kalau tidak ada selokannya itu tetap akan bermasalah.
“Selanjutnya yaitu, hari ini kita di RT 02 ada masjid yang dikerjakan hanya masih sebatas batu pondasinya, mudah-mudahan dengan kehadiran bapak (Ketua DPRD Sultra) saya kira itu perlu diperhatikan karena itu sangat penting,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Abdurrahman Saleh mengatakan bahwa terkait perbaikan jalan maupun pembangunan masjid pihaknya akan memberi tahu terkait tata cara pembuatan proposal.
“Nanti kita bantu, tapi tidak banyak. Bukan lagi Rp100 juta, maksimal Rp50 juta. Tapi tidak apa-apa yang penting ada yang kecil,” pungkasnya.
Di Kecamatan Kadia, Abdurrahman Saleh Terima Aspirasi Warga

Abdurrahman Shaleh menggelar reses masa sidang III tahun 2023 di daerah pemilihan (Dapil) Kota Kendari, di Kelurahan Kadia pada Sabtu (30/9/2023).
Dalam menyerap aspirasi warga lorong Stadion, Ketua DPW PAN Sultra ini didampingi langsung sang istri, Suri Zam Zam dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buton, Rafiudin.
Pada Kesempatan itu, saat membuka kegiatan Camat Kadia melalui Kasi Trantibnya, Haerani mengatakan, semoga kegiatan reses dapat menjadi wadah masyarakat Kadia khususnya lorong stadion untuk menyampaikan keluhan dan uneg-unegnya.
“Semoga kegiatan ini mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Mari juga kita mengirimkan doa-doa bagi kesehatan bapak Abdurrahman Shaleh dimasa-masa akan datang,” ujarnya.
Sementara itu, politisi yang akrab disapa ARS menyebut, reses sebagai momentum bertemu, bertatap muka langsung dan berdialog dengan masyarakat dalam hal menindaklanjuti program-program yang sudah berjalan serta yang akan dilaksanakan.
“Diminta atau tidak, ini sudah menjadi tanggung jawab DPRD untuk bersilahturahmi dan berdialog bersama masyarakat,” ujarnya.
ARS menjelaskan, selama tiga periode di DPRD Sultra dan Kota Kendari sudah banyak program yang direalisasikannya. Seperti pembangunan rumah ibadah, jalan, drainase, bantuan pertanian dan program lainnya.
Olehnya itu Ia berharap, apa yang sudah dilakukannya masyarakat tetap memberikan kepercayaan dan memilihnya pada Pileg 2024 mendatang. Selain itu juga, terkhusus keberlanjutan program di Kota Kendari, ia berharap masyarakat menjatuhkan pilihan pada istrinya agar meraih kursi legislatif di DPRD Sultra.
“Kalau masih mempercayakan saya sebagai perwakilan kalian, kalau masih mau program berkelanjutan pilih saya untuk DPR RI nomor urut 1 PAN, dan pilih istri saya Suri Zam Zam untuk DPRD Sultra. Berikan senyum untuk semua tapi tetapkan pilihanmu untuk ARS,” tutup Ketua PODSI Sultra ini.(adv)
.
Comment