KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memberikan bantuan akses transportasi untuk mendistribusikan logistik Pemilu 2024 ke lokasi yang diidentifikasi, tersulit, terisolir dan terluar (3T).
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio menyampaikan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Basarnas untuk turut andil dalam penyaluran tersebut.
“Nanti dikoordinasikan dengan BMKG tentang gelombang dan kapal khusus meminta bantuan Basarnas untuk mobilisasi logistik-logistik di daerah tersebut,” katanya saat rapat audiensi di Kantor Gubernur Sultra.
Sementara itu, Ketua KPU Sultra, Asril yang turut hadir dalam giat tersebut menyampaikan kondisi kesiapan pemilu di Sultra, termasuk ada sebanyak 95 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 8.154 TPS yang tersebar di 17 kabupaten kota di Sultra tergolong kategori 3T tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kondisi TPS yang tergolong daerah 3T itu berdasarkan hasil mapping anggota KPU. Disebut tergolong daerah 3T sebab sulit dalam proses jangkauan untuk mendistribusikan logistik saat Pemilu.
Apalagi, berdasarkan informasi prediksi BMKG, Asril menyebut pada Februari 2024 mendatang akan memasuki cuaca ekstrim.
“Itu yang menjadikan tantangan kami ke depan karena informasi dari KPU kabupaten kota, pengalaman mereka itu kalau pada musim kering tentu itu bisa dijangkau oleh mobil double cabin, tapi kalau musim hujan itu sulit,” kata Asril, Rabu (13/9/2023) lalu.
Beberapa TPS yang masuk kategori 3T diantaranya Kecamatan Batu Atas Buton Selatan (Busel), Kecamatan Runduma Kabupaten Wakatobi, Routa Kabupaten Konawe.
Kemudian di daerah pengunungan Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara (Kolut), Konawe Selatan (Konsel) dan Konawe Utara (Konut).
“Itu beberapa, masih banyak lagi tapi saya tidak bisa menyebutkan satu satu, itu ada yang kita distribusi melalui laut, ada juga di daerah pegunungan,” ucapnya.
Asril mengaku pihaknya memerlukan keterlibatan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, termasuk TNI Polri yang memiliki fasilitas untuk membantu menyalurkan distribusi logistik di 95 TPS yang masuk daerah 3T itu, agar tersalurkan dengan baik.
Dijadwalkan pendistribusian logistik tersebut akan dilaksanakan pada akhir tahun 2023 ini. (**)
Comment