KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Stadion Sepak Bola Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari atau yang lebih dikenal Stadion Mini UHO telah rampung 100 persen dan akan diresmikan pada, Jumat (16/6/2023) besok.
Rektor UHO Kendari, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu mengatakan bahwa, saat ini pihaknya tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP). Dengan harapan, nantinya lapangan tersebut bisa menjadi salah satu sumber pemasukan bagi UHO Kendari.
Apalagi, Studion Mini UHO tersebut merupakan studion pertama di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bertaraf nasional.
“Jadi InsyaAllah nanti akan kita bagi pemakainya. Misalnya mahasiswa kapan, masyarakat umum pakainya kapan, kalau saya kan jelas hari Sabtu atau Minggu. Sementara lapangan itukan maksimal 2 kali di pakai, pada pagi dan sore hari,” katanya, Kamis (15/6/2023).
Saat ini pihaknya masih mengatur SOP terkait bagaimana penggunaan lapangan sepak bola UHO Kendari tersebut.
Lanjut ia menyampaikan, anggaran yang dihabiskan dalam pengerjaan lapangan sepak bola bertaraf nasional tersebut kurang lebih Rp5 miliar.
“Semuanya sekitar Rp5 miliar sampai denga selesai. Artinya, mulai dari awal maintenance sampai dengan selesai, yang nanti pada hari Jum’at besok saya akan pakai secara perdana,” ungkapnya.
Untuk pemakaian lapangan sendiri, ia mengatakan bahwa ada perbedaan tarif untuk mahasiswa dan masyarakat umum. Bahkan ia berencana untuk menggratiskan bagi mahasiswa untuk bermain dalam jangka waktu 2 bulan sekali.
“Tapi harus sistim pemesanan, karena nanti juga akan ada pengelolanya. Intinya rencananya untuk mahasiswa dalam 2 bulan saya kasi free main satu kali,” bebernya.
“Bagi yang ingin menggunakan harus sesuai tata tertib sesuai dengan aturan yang berlaku. Besok pagi di resmikan tapi untuk penyewaannya dimulai bulan depan (Juli),” tambahnya.
Ia menyampaikan, sebelum disewakan pihaknya ingin menikmati terlebih dahulu lapangan sepak bola bertaraf nasional tersebut.
“Untuk tarif sewa lapangannya nanti saya masih diskusikan, tapi sewa per 2 jam itu tidak akan lebih Rp7 juta. Artinya kalau 22 orang main atau tarolah 30 yang main, itukan kalau misalnya Rp200 ribu bayar satu orang kan cukup itu,” tutupnya. (Irna)
Comment